Senin Sore, Rupiah Menguat Ke Level Rp14.876 Per Dolar AS
Rilis data tenaga kerja AS yang solid menjadi sentimen untuk rupiah di awal pekan.
Penulis:
Bambang Ismoyo
Editor:
Seno Tri Sulistiyono
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ismoyo
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di level Rp14.876 pada Senin sore (8/8/2022).
Sebelumnya pada penutupan akhir pekan kemarin (5/8/2022), mata uang Garuda berada di level Rp14.894 per dolar AS.
Baca juga: Senin Pagi, Rupiah Bertahan Terhadap Dolar AS, Masih di Level Rp14.894
Pengamat Pasar Keuangan, Ariston Tjendra sebelumnya telah mengatakan, nilai tukar dolar AS terhadap mata uang negara lain pada hari ini berfluktuasi seiring adanya berbagai faktor.
Menurutnya, rilis data tenaga kerja AS yang solid menjadi sentimen untuk rupiah di awal pekan.
Di mana, data menunjukkan jumlah orang yang dipekerjakan pada Juli 2022 lebih tinggi dari bulan sebelumnya, serta tingkat pengangguran juga menunjukkan penurunan dari 3,6 persen di bulan sebelumnya menjadi 3,5 persen.
Tingkat upah per jam juga mengalami peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya.
“Kondisi tenaga kerja AS yang solid ini membalikan ekspektasi resesi di AS dan memberikan ruang bagi Bank Sentral AS untuk lebih agresif menaikan suku bunga acuannya untuk menurunkan inflasi AS yang masih meninggi,” ucap Ariston.
“Ekspektasi tersebut bisa mendorong penguatan dolar AS di awal pekan terhadap nilai tukar lainnya termasuk rupiah,” sambungnya.
Baca juga: Bursa Saham Bergerak Datar Menyusul Rilisnya Data Tenaga Kerja AS
Namun, lanjut Ariston, di sisi lain pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal II-2022 yang di atas ekspektasi bisa membantu menahan pelemahan rupiah.
"Sehingga dengan demikian, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada di rentang Rp14.980 hingga Rp14.900," pungkasnya.