Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Harga Ideal Pertalite dan Solar Versi Sri Mulyani, Jokowi, hingga Pengamat

Inilah daftar harga Pertalite dan Solar yang ideal alias tanpa subsidi versi Sri Mulyani, Jokowi, hingga pengamat.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Sri Juliati
zoom-in Harga Ideal Pertalite dan Solar Versi Sri Mulyani, Jokowi, hingga Pengamat
WARTA KOTA/YULIANTO
Petugas SPBU di Rest Area KM 19 Tol Jakarta-Cikampek, Bekasi, Jawa Barat, sedang melayani pelanggan, Selasa (26/4/2022). Simak inilah daftar harga Pertalite dan Solar yang ideal versi Sri Mulyani, Jokowi, hingga pengamat. 

TRIBUNNEWS.COM - Inilah harga ideal atau harga seharusnya Pertalite versi Sri Mulyani, Jokowi, hingga pengamat.

Isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi seperti Pertalite, Solar, hingga elpiji 3 kg semakin kencang berembus.

Sejumlah pihak mulai membeberkan harga ideal atau harga Pertalite seharusnya bila tanpa subsidi.

Misalnya Menteri Keuangan, Sri Mulyani yang menyampaikan harga Pertalite seharusnya adalah Rp 14.450 per liter.

Sementara Presiden Joko Widodo (Jokowi), harga murni Pertalite adalah Rp 17.100 per liter.

Adapun sinyal kenaikan harga sejumlah BBM subsidi ini ditengarai tingginya harga minyak dunia.

Baca juga: Relawan Jokowi: Sebaiknya Presiden Menunda Kenaikkan Harga BBM Bersubsidi

Di satu sisi, pemerintah membutuhkan tambahan anggaran sekitar Rp 195 triliun jika tidak menaikkan harga Pertalite dan Solar.

Rekomendasi Untuk Anda

Merangkum dari berbagai sumber, berikut harga ideal atau harga seharusnya Pertalite dan Solar:

1. Harga Pertalite dan Solar Versi Sri Mulyani

Melalui postingan di akun Instagram-nya, Menteri Keuangan Sri Mulyani membeberkan harga BBM terkini.

Pertalite, misalnya. Harga Pertalite seharusnya, menurut Sri Mulyani, adalah Rp 14.450 per liter.

Baca juga: Subsidi BBM Bakal Jebol, Pengamat Energi: Idealnya Harga Pertalite Rp10.000 per Liter, Solar Rp7.500

Saat ini, Pertalite dijual dengan harga Rp 7.650 per liter, sehingga ada selisih harga Rp 6.800.

Begitu juga dengan Solar yang seharusnya dihargai Rp 13.950 per liter, kini dijual dengan harga Rp 5.150.

Artinya ada selisih harga sebesar Rp 8.800.

Untuk gas elpiji 3 kg, tulis Sri Mulyani, harga seharusnya adalah Rp 18.500 per kg.

Baca juga: Kabar Soal Rencana Kenaikan Harga BBM Terus Disorot, Pemerintah Disarankan Lakukan Hal Ini

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas