Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

PGN Tambah Pengembangan Jargas 472.032 SR di Jawa Barat

Wilayah tersebut meliputi Bekasi, Bogor, Depok, Karawang, Kuningan, Cirebon, Majalengka, Indramayu, Sukabumi, Bandung, dan Bandung Barat.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in PGN Tambah Pengembangan Jargas 472.032 SR di Jawa Barat
TRIBUN BATAM/ARGIANTO DA NUGROHO
Ilustrasi: Petugas PGN memeriksa instalasi jaringan gas (jargas) yang terpasang di Warung Bakso di Batam 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT PGN Tbk bersama Migas Hulu Jabar (MUJ) melakukan kerjasama pengembangan jaringan gas (jargas) sebanyak 472.032 Sambungan Rumah Tangga (SR) di Jawa Barat.

Wilayah tersebut meliputi Bekasi, Bogor, Depok, Karawang, Kuningan, Cirebon, Majalengka, Indramayu, Sukabumi, Bandung, dan Bandung Barat.

Kerjasama PGN dan MUJ sebenarnya telah diikat HoA pada Oktober 2022 dan terus ditindaklanjuti, hingga mendapatkan dukungan penuh dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Direktur Sales dan Operasi PGN Faris Aziz menjelaskan, kebutuhan energi gas bumi berdasarkan Rencana Umum Energi Daerah (RUED) Jawa Barat akan meningkat kedepannya.

Baca juga: PGN Mulai Pembangunan Jaringan Gas di 11 Kabupaten Kota dengan Skema Investasi Internal

Tahun 2025, dibutuhkan sekitar 14,40 MTOE (Million Tonne Of Oil Equivalent) dan 35,24 MTOE pada tahun 2050.

Sinergi antara PGN dan Pemerintah Jabar merupakan salah satu strategi percepatan Program Gasifikasi untuk mencapai target RUED.

Rekomendasi Untuk Anda

"Manfaat jargas untuk Provinsi Jawa Barat, dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya saing, karena pemanfaatan gas bumi lebih efisien dengan harga yang kompetitif," ucap Faris dalam keterangannya, Selasa (30/8/2022).

"Dengan demikian, dapat memacu pertumbuhan ekonomi dan penghematan masyarakat atas pemenfaatan energi gas bumi.

Selain itu, jargas dapat membantu meningkatkan kualitas udara karena ramah lingkungan," sambungnya.

Pemanfaatan jargas dapat mengurangi impor LPG dan meningkatkan pemanfaatan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) di atas 45 persen, sehingga memberikan benefit yang besar untuk kepentingan nasional.

Di Jawa Barat, PGN telah melayani 114.943 SR dengan volume penyaluran 1,81 BBTUD di 11 Kota/ Kabupaten, yaitu Kota Bekasi, Kota Depok, Kab. Bekasi, Kab. Bogor, Kota Bogor, Kab. Karawang, Kab. Subang, Kab. Indramayu, Kota Cilegon, dan Kab. Majalengka.

Baca juga: PGN Incar 1 Juta Sambungan Jargas Tambahan Tahun Depan

"Besar harapan kami, kerjasama PGN dan MUJ atau sinergi BUMN-BUMD ini dapat berkontribusi percepatan Program Gasifikasi Nasional dan menciptakan value creation yang bermanfaat bagi masyarakat luas," pungkas Faris.

Sebagai informasi, rencana pengembangan jargas rumah tangga PGN di Jawa Barat sebanyak 122.315 SR pada tahun 2022, 117.387 SR tahun 2023, dan 117.387 SR tahun 2024.

Kerjasama PGN dan MUJ telah diikat HoA pada Oktober 2022 dan terus ditindaklanjuti, hingga mendapatkan dukungan penuh dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas