Tribun Bisnis

Global Job Fair Bekasi Diikuti 3.000 Perusahaan, Sediakan 15.000 Lowongan Pekerjaan

Menaker berharap, melalui Global Job Fair dapat mengurangi pengangguran dengan adanya 15.000 kesempatan kerja.

Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Muhammad Zulfikar
zoom-in Global Job Fair Bekasi Diikuti 3.000 Perusahaan, Sediakan 15.000 Lowongan Pekerjaan
Istimewa/dok Kemnaker
Menaker Ida Fauziyah di Global Job Fair 2022 yang diselenggarakan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan PT Screening Indonesia Integra di Bekasi, Kamis (8/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Sebanyak 15.000 lowongan pekerjaan tersedia di 'Global Job Fair 2022' yang diselenggarakan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan PT Screening Indonesia Integra pada 7-8 September 2022.

Job Fair diselenggarakan di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) kota Bekasi, Jawa Barat dan diikuti 3.000 perusahaan.

Guna mempercepat pemulihan ekonomi nasional, job fair menargetkan kuota pencari kerja kurang lebih 30.000 orang.

Baca juga: Pertamina Buka 32 Lowongan Pekerjaan di recruitment.pertamina.com, Berikut Ini Cara Daftarnya

Menaker Ida Fauziyah mengatakan sudah bukan rahasia umum, setiap perusahaan bersaing untuk merekrut pekerja terbaik. 

Melalui Job Fair, perusahaan juga dapat memperoleh gambaran kondisi mengenai tenaga kerja yang umumnya tertarik untuk melamar di perusahaan mereka.

"Karena itu, job fair ini  juga berfungsi untuk membangun proses rekrutmen pekerja oleh perusahaan secara lebih optimal,"  ujar Ida Fauziyah dalam keterangannya, Kamis (8/9/2022).

Menaker mengatakan melalui job fair pencari kerja akan mendapatkan informasi mengenai perkembangan peluang kerja serta pendidikan dan keahlian yang dibutuhkan. 

Jika mereka belum diterima bekerja saat ini, maka job fair ini berfungsi sebagai jendela informasi bagi mereka terkait perkembangan keterampilan yang dibutuhkan di pasar kerja. 

"Mereka dapat meng-upgrade kemampuan diri, khususnya dalam menghadapi tantangan digitalisasi,"  kata Ida Fauziyah.  

Ida memahami mencari kerja bukanlah perkara mudah di masa pemulihan ekonomi saat ini. 

Peluang maupun kesempatan kerja pun tak sesemarak sebelum pandemi COVID-19.

Namun Menaker berharap, melalui Global Job Fair dapat mengurangi pengangguran dengan adanya 15.000 kesempatan kerja.

Baca juga: Lowongan Kerja di Bidang Teknik di Australia Naik, Tapi Migran Terampil Sulit Mendapatkannya

Ida Fauziyah juga berpesan pada perusahaan agar memanfaatkan acara Job Fair sebaik-baiknya, dengan melakukan rekrutmen secara adil.

"Lakukan proses rekrutmen pegawai secara adil, fair, dan transparan, karena hal ini akan meningkatkan value perusahaan anda juga di mata masyarakat, " katanya.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas