Tribun Bisnis

BBM Bersubsidi

Harga BBM Naik, Menteri Perdagangan Sebut Harga Kebutuhan Pokok Stabil

Zulkifli mengaku dirinya bersama tim Kemendag akan terus mengawasi pasar-pasar agar tidak terjadi gejolak harga pangan yang signifikan.

Editor: Seno Tri Sulistiyono
zoom-in Harga BBM Naik, Menteri Perdagangan Sebut Harga Kebutuhan Pokok Stabil
Tribunnews.com/Naufal Lanten
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengaku setiap hari melakukan monitor harga kebutuhan pokok dan sampai saat ini terbilang stabil, meski terdapat kenaikan harga BBM. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyebut harga kebutuhan pokok di pasar tetap stabil, meski pemerintah telah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi pada 3 September 2022.

Dalam menjaga harga tetap stabil, Zulkifli mengaku dirinya bersama tim Kemendag akan terus mengawasi pasar-pasar agar tidak terjadi gejolak harga pangan yang signifikan.

Adapun langkah tersebut, mulai dari operasi pasar, subsidi angkutan, maupun optimalisasi program Gerai Maritim, tol laut dan jembatan udara.

Baca juga: YLKI Minta Pemerintah Antisipasi Potensi Kenaikan Harga Pangan Pasca-Harga BBM Naik

"Dengan hal ini, kami optimistis dapat mengendalikan gejolak harga sebagaimana upaya stabilisasi minyak goreng yang berhasil mencatatkan deflasi dalam empat bulan terakhir,” kata Zulkifli yang dikutip dari Wartakotalive, Senin (12/9/2022).

Ia mengatakan, Presiden RI Joko Widodo telah menginstruksikan pemerintah daerah agar membantu biaya transportasi barang kebutuhan pokok.

Terutama bagi daerah yang mengalami kenaikan harga barang kebutuhan pokok lebih dari 5 persen.

"Pemerintah daerah akan membantu subsidi transportasinya sehingga harga barang kebutuhan pokok dapat turun. Jadi ini harus menjadi perhatian jangan sampai bergejolak,” ujarnya.

Dalam memamtau harga dan ketersediaan pangan di lapangan, Zukkifli meninjau Pasar Karang Ayu, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah.

Berdasarkan pantauan di lokasi tersebut, harga beras medium tercatat Rp 10.000 per kg, beras premium Rp 12.000 per kg, gula pasir Rp 13.000 per kg, minyak goreng curah Rp 12.000 per liter, minyak goreng Minyakita Rp 14.000 per liter, minyak goreng kemasan Rp 18.000 per liter, tepung terigu Rp 12.500 per kg.

Kemudian, daging sapi Rp 130.000 per kg, daging ayam ras Rp 34.000 per kg, telur ayam Rp 27.000 per kg, cabai merah keriting Rp 60.000 per kg, cabai merah besar Rp 55.000 per kg, cabai rawit merah Rp 45.000 per kg, bawang merah Rp 30.000 per kg, dan bawang putih Rp 20.000 per kg.

"Saya setiap hari memonitor harga barang kebutuhan pokok. Di Pasar Karang Ayu harga barang kebutuhan pokok stabil, untuk telur terus mengalami penurunan di pasar tercatat Rp 27.000 per kg dan terus kami monitor," tuturnya.(Fitriyandi Al Fajri/Wartakota)

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas