Perbedaan RON pada Bahan Bakar Bermesin Bensin: Pertalite 90, Pertamax 92
Simak perbedaan RON pada bahan bakar bermesin bensin, mulai dari pertalite yakni 90, sementara pertamax 92.
Penulis:
Nurkhasanah
Editor:
Miftah
Kendaraan dengan nilai kompresi tersebut adalah mobil dengan performa tinggi, seperti mobil sport.
Pertamax turbo dikembangkan dengan formula yang disebut Ignition Boost Formula (IBF).
Kadar sulfur jenis bahan bakar bermesin ini rendah sehingga tidak merusak kualitas udara.
Saat ini, Pertamax Turbo menuju standard Euro IV.
- Pertamax
Pertamax merupakan bahan bakar bensin dengan RON minimal 92 dan berstandar international.
Bahan bakar bensin ini sangat direkomendasikan untuk digunakan pada kendaraan yang memiliki kompresi rasio 10:1 hingga 11:1.
Selain itu, pertamax juga dapat digunakan untuk kendaraan berbahan bakar bensin yang menggunakan teknologi setara dengan Electronic Fuel Injection (EFI).
Dengan ecosave technology, Pertamax mampu membersihkan bagian dalam mesin (detergency).
Selain itu, pertamax juga dilengkapi dengan pelindung anti karat pada dinding tangki kendaraan, saluran bahan bakar dan ruang bakar mesin (corrotion inhibitor), serta mampu menjaga kemurnian bahan bakar dari campuran air sehingga pembakaran menjadi lebih sempurna (demulsifier).
Pertalite merupakan bahan bakar gasoline yang memiliki RON 90.
Berwarna hijau terang dan jernih, pertalite sangat tepat digunakan untuk kendaraan dengan kompresi 9:1 hingga 10:1.
Bahan bakar Pertalite termasuk dalam RON yang lebih tinggi daripada bahan bakar Premium, sehingga lebih tepat digunakan untuk kendaraan bermesin bensin yang saat ini beredar di Indonesia.
Dengan tambahan additive, Pertalite mampu menempuh jarak yang lebih jauh dengan tetap memastikan kualitas dan harga yang terjangkau.
- Premium
Premium merupakan bahan bakar mesin bensin dengan RON minimal 88.
Jenis bahan bakar mesin bensin ini dapat digunakan pada kendaraan dengan risiko kompresi rendah yakni dibawah 9:1.
(Tribunnews.com/Nurkhasanah)