Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

PT PAL dan Falah Kerjasama Pengembangan Produk Kemaritiman Berbasis Teknologi

Kerjasama PT PAL dan Falah dimulai dengan pengembangan produk Digitalized Manual Guidance, Training and Simulation System dan Engineering Simulator.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Choirul Arifin
zoom-in PT PAL dan Falah Kerjasama Pengembangan Produk Kemaritiman Berbasis Teknologi
dok.
PT PAL Indonesia (Persero) dan PT Falah Inovasi Teknologi (Falah) sepakat untuk bekerja sama dalam pengembangan berbagai produk untuk pelatihan dan simulasi. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Hasanudin Aco

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT PAL Indonesia (Persero) dan PT Falah Inovasi Teknologi (Falah) sepakat untuk bekerja sama dalam pengembangan berbagai produk untuk pelatihan dan simulasi.

Kerjasama ini dimulai dengan pengembangan produk Digitalized Manual Guidance, Training and Simulation System dan Engineering Simulator.

Ke depannya akan ada lebih banyak produk yang akan dikembangkan bersama.

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kerjasama antar pihak pada event Indo Defence 2022 disaksikan oleh Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto.

PAL adalah industri strategis milik BUMN yang memproduksi alat utama sistem pertahanan Indonesia khususnya untuk matra laut.

Keberadaannya tentu memiliki peran penting dan strategis dalam mendukung pengembangan industri maritim nasional.

Rekomendasi Untuk Anda

Di dalam upaya memperkuat pondasi bagi pengembangan industri maritim, PAL senantiasa bekerja keras untuk menyampaikan dan menyebarluaskan pengetahuan, teknologi, serta keterampilan kepada masyarakat luas terkait ekosistem maritim nasional tersebut.

Direktur Utama PAL, Dr Kaharuddin Djenod menjelaskan, dalam kerja sama ini Falah menyediakan teknologi yang dibutuhkan PAL.

Baca juga: Naval Group dan PT PAL Kolaborasi Kembangkan Mesin Kapal Selam di Indonesia

“Teknologi ini masih sesuatu yang baru namun merupakan tools yang memang dibutuhkan oleh PT. PAL untuk bisa mengeksplor lebih jauh tentang produk-produk PT. PAL, termasuk juga visualisasi produk, monitoring dan bahan training kepada calon user dan user yang telah menerima produk yang kita delivery,” ujarnya, Jumat (4/11/2022).

Ia juga menambahkan bahwa PAL berkewajiban membangun ekosistem maritim dan Falah merupakan bagian darinya.

Baca juga: Prabowo Sebut Peluang Ekspor Kapal Cepat Rudal Buatan PT PAL Sangat Terbuka

“PT. PAL memiliki kewajiban untuk nembangun ekosistem maritim. Ekosistem maritim ini terdiri dari galangan kapal sebagai tier 1, kemudian subkon vendor supplier di tier 2,3,4 dan 5. Falah bisa berada di tier 2,3 dan bahkan tier 4. Posisi Falah dan perusahan-perusahaan sejenis merupakan bagian dari ekosistem yang harus dibangun oleh PT. PAL," ujarnya.

Komisaris sekaligus CTO Falah, Deni Muslim menyampaikan bahwa PAL adalah mitra strategis untuk mengembangkan berbagai produk di bidang kemaritiman.

“Kami meyakini bersama PAL yang merupakan lead integrator matra laut dan pusat keunggulan industri maritim nasional, banyak produk training and simulation yang dapat dikembangkan bersama,” ujarnya.

Baca juga: Pesan Menhan Prabowo Subianto untuk PT PAL: Saya Tak Ingin Lihat Karat

Noviayana, CEO Falah juga menyampaikan hal senada. “Indonesia sebagai negara maritim terbesar di dunia memerlukan banyak inovasi dalam penerapan teknologi bagi stakeholder-nya, dan ini dapat terwujud dengan adanya kolaborasi dan sinergi dengan PAL," katanya.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas