Tribun Bisnis

Genjot Permodalan UMKM Lewat KUR, Erick Thohir Bagi-bagi NIB Gratis

Erick Thohir memberikan Nomor Izin Berusaha (NIB) bagi UMKM perseorangan di Kabupaten Pesawaran, Lampung, Kamis (1/12/2022).

Penulis: Naufal Lanten
Editor: Dodi Esvandi
zoom-in Genjot Permodalan UMKM Lewat KUR, Erick Thohir Bagi-bagi NIB Gratis
Istimewa
Holding Ultra Mikro (UMi) telah memberikan dampak positif terhadap grassroot economy, utamanya pelaku usaha Ultra Mikro. 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Naufal Lanten

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memberikan Nomor Izin Berusaha (NIB) bagi UMKM perseorangan di Kabupaten Pesawaran, Lampung, Kamis (1/12/2022).

Pemberian NIB itu bertujuan untuk mendorong permodalan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Sebab, kata Erick, dengan memiliki NIB, maka pelaku UMKM dapat mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) ke bank-bank milik BUMN seperti Bank BRI, Bank BNI, Bank Mandiri hingga Bank BTN.

“Saya mohon maaf, bukan pemimpin yang memberikan ikan. Tapi saya beri kail untuk dapat ikan terus,” ujar Erick dikutip melalui akun Instagram @erickthohir, Jumat (2/12/2022).

Baca juga: Rekrutmen Bersama BUMN Batch 2 Resmi Dibuka, Erick Thohir: Jangkauan Perekrutan Lebih Luas

Mantan Presiden Inter Milan ini menambahkan bahwa jumlah UMKM di Indonesia saat ini mencapai 65,4 juta.

Dari angka tersebut, sebanyak 97 persen lapangan pekerjaan terbuka. Selain itu, mayoritas pelaku UMKM adalah perempuan.

“Jadi tidak mungkin pemerintah menomorduakan umkm dan ultra mikro. Pemerintah terus mendorong KUR (kredit usaha rakyat),” katanya.

Tidak hanya memberi NIB secara gratis, BUMN juga memiliki program pendampingan agar masyarakat bisa sukses menjalankan usahanya.

Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah periode 2021-2024 ini menambahkan bahwa sederet program yang diberikan pemerintah ini merupakan bentuk dukungan terhadap perekonomian masyarakat.

Baca juga: Erick Thohir Kerahkan BUMN Bantu Jaga Stok dan Harga Bapok Jelang Nataru

Hal ini sekaligus membuktikan bahwa pemerintah tidak hanya memprioritaskan pengusaha di kalangan atas, melainkan juga UMKM.

“Kita kadang-kadang terjebak persepsi seakan-akan pemerintah hanya mendorong pengusaha besar. Pemerintah ingin UMKM juga ikut dalam kompetisi, fasilitasnya sudah kita sediakan di sini,” tutur Erick.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas