Tribun Bisnis

Supermarket Inggris Luncurkan Perang Harga Natal untuk Sayuran

Sekantong kecambah, wortel, parsnip dan kentang bisa ditebus dengan harga hanya 19 pence.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Supermarket Inggris Luncurkan Perang Harga Natal untuk Sayuran
Chronicle Live
Pengunjung berbelanja di gerai supermarket Aldi di Inggris. 

Laporan Wartawan Tribunnews Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, LONDON - Supermarket Aldi, Lidl dan Sainsbury's di Inggris menawarkan perang harga murah untuk produk sayuran pada perayaan Natal. Sekantong kecambah, wortel, parsnip dan kentang bisa ditebus dengan harga hanya 19 pence.

Kesepakatan harga yang mencakup kubis masing-masing seharga 19 pence ini terjadi meskipun ada kekhawatiran tentang kenaikan biaya bagi petani di Inggris di tengah inflasi tenaga kerja, pupuk dan bahan bakar untuk traktor serta kendaraan lainnya.

Pada tahun-tahun sebelumnya, semua supermarket besar telah menawarkan diskon pada pesta diskob sayuran yang meriah untuk mencoba menarik pembeli, dengan harga turun menjadi 15p per pack.

Namun, tahun ini pertempuran kemungkinan akan menjadi lebih sulit karena tekanan biaya hidup yang meningkat telah memaksa rumah tangga yang kekurangan uang untuk lebih berhati-hati tentang bagaimana dan di mana mereka berbelanja.

Dikutip dari laman The Guardian, Kamis (8/12/2022), menurut data industri terbaru, harga serupa untuk item makan malam Natal pun naik 10 persen.

Kendati demikian, pembeli dapat membatasi pengeluaran dengan beralih ke merek label swalayan supermarket, pasar lokal atau rantai potongan harga.

Penjualan di Aldi dan Lidl meningkat lebih dari 20 persen, sementara di Morrisons, Waitrose dan Ocado mengalami penurunan.

Baca juga: Biaya Makan Malam Natal di Inggris Naik 9,3 Persen Meski Inflasi Harga Bahan Makanan Turun

Sebagian karena mereka dipandang kurang kompetitif dalam hal harga, dibandingkan saingan mereka yang lebih besar.

Sainsbury's dan Tesco telah mempertahankan pertumbuhan sebagian dengan mencocokkan harga Aldi pada pilihan item utama, sementara Asda telah menemukan kesuksesan dengan rangkaian label baru dengan harga potong sendiri.

Sainsbury's adalah yang pertama dari supermarket besar yang menanggapi pengumuman Aldi dan Lidl tentang kesepakatan sayuran pada Rabu kemarin, dengan saingannya diperkirakan akan menyusul pada akhir pekan ini.

Baca juga: Harga Gas Melonjak 130 Persen, Inflasi Inggris pada Oktober Tembus 11,1 Persen

Penawarannya yang mencakup sekantong kentang seberat 2,5 kg, dibandingkan dengan sekantong Aldi seberat 2 kg dan Lidl seberat 1,5 kg itu akan tersedia di toko mulai 18 Desember mendatang, pada hari yang sama dengan Aldi.

Sementara Lidl bergerak tiga hari sebelumnya.

Aldi mengatakan penawaran 19pence-nya akan menghemat pengeluaran pembeli hingga 80 persen dari enam sayuran utama Natal.

Kesepakatan itu kemungkinan akan menimbulkan kekhawatiran tentang pembayaran kepada petani, setelah Persatuan Petani Nasional Inggris memperingatkan minggu ini bahwa negara itu dapat 'berjalan menuju krisis pasokan makanan lebih lanjut'.

Peringatan ini disampaikan setelah adanya masalah dengan pasokan telur dan kalkun yang disebabkan oleh melonjaknya biaya energi, wabah flu burung, dan masalah kekurangan tenaga kerja.

Baca juga: Inflasi Inggris Tembus Rekor, Melonjak 10,1 Persen Tertinggi dalam 40 Tahun

Sementara itu, persediaan sayuran tertentu seperti kol dan kentang terlalu banyak, karena musim gugur yang hangat menghasilkan panen dan mengurangi permintaan akan makanan tradisional musim dingin.

Direktur Pelaksana Pembelian di Aldi UK, Julie Ashfield mengatakan bahwa Natal adalah waktu yang mahal bagi banyak keluarga di Inggris Raya.

"Namun pelanggan harus yakin bahwa kami akan selalu menawarkan bahan makanan bernilai terbaik," kata Ashfield.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas