Kementerian Perhubungan Bakal Berlakukan Ganjil Genap saat Gelaran KTT ASEAN di Jakarta
Kemenhub bakal memberlakukan aturan ganjil genap pada saat gelaran KTT ASEAN di Jakarta pada 5 September hingga 7 September
Penulis: Nitis Hawaroh
Editor: Sanusi
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nitis Hawaroh
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bakal memberlakukan aturan ganjil genap (gage) pada saat gelaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Jakarta pada 5 September hingga 7 September 2023.
Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati mengatakan, pemberlakuan ganjil genap bakal berlaku di beberapa ruas jalan. Di satu sisi, ada juga jalan yang akan ditutup khususnya di lokasi dekat dengan gelaran KTT ASEAN.
Baca juga: Polisi Akan Kaji Usulan Ganjil-Genap Jakarta Diperpanjang Jadi 24 Jam Untuk Tekan Polusi Udara
Dia bilang, penerapannya bakal dikoordinasikan dengan Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
"Gage berlaku di ruas jalan tertentu saja seperti hari-hari biasa. Lalu ada penutupan jalan sementara di beberapa lokasi, namun hanya di jam tertentu sesuai aktivitas KTT ASEAN," kata Adita saat dihubungi Tribunnews, Sabtu (26/8/2023).
Adita menegaskan, terkait operasional transportasi darat seperti KRL, MRT dan Transjakarta bakal dilakukan penyesuaian terkait kapasitas. Namun, dia bilang hal itu tidak berdampak terhadap operasional secara umum.
"Masih beroperasi seperti biasa, mungkin ada beberapa penyesuaian terkait kapasitas. Tapi secara umum tetap jalan," jelasnya.
Baca juga: Polda Metro Jaya Tiadakan Aturan Ganjil Genap Selama Hari Libur Nasional
Sebelumnya, Adita bilang masyarakat diminta proaktif mencari informasi terkait transportasi alternatif saat penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-43 di Jakarta.
Hal ini dikarenakan akan ada sejumlah pembatasan penggunaan transportasi di tanggal 5 hingga 7 September 2023.
"Kita sudah berpengalaman menyelenggarakan event internasional dan semuanya dinilai berhasil dan membanggakan. Tentu juga kita ingin ini berhasil di KTT ASEAN Jakarta," kata Adita pada diskusi FMB9 terkait Kesiapan Venue dan Transportasi KTT ASEAN, Jumat (25/8/2023).
Pemerintah akan melakukan sejumlah pengaturan transportasi untuk menjamu para pemimpin negara dan delegasi yang hadir pada KTT yang tahun ini diketuai Indonesia.
Pengaturan tersebut dimulai dari pengaturan mobilitas transportasi udara di Bandara Soekarno Hatta, hal ini berkaitan dengan kedatangan dan keberangkatan pesawat, lahan parkir, hingga VVIP room. Di Jakarta sendiri para delegasi akan menggunakan kendaraan listrik.
Adapun terkait mobilitas darat para delegasi selama di Jakarta, pemerintah akan melakukan rekayasa lalu lintas, baik yang terencana termasuk apabila terjadi perpindahan yang tidak terduga.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.