Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Ajinomoto Kenalkan Program MAPAN di Karawang, Manfaatkan Limbah Tepung untuk Pakan Ternak

Setiap bulan pabrik Ajinomoto di Karawang menghasilkan 10-20 ton limbah produksi yang bisa dimanfaatkan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Ajinomoto Kenalkan Program MAPAN di Karawang, Manfaatkan Limbah Tepung untuk Pakan Ternak
Rina Ayu
PT Ajinomoto Indonesia memperkenalkan Program MAPAN (Mitra Health Provider Ajinomoto) di Desa Klari, Karawang, Selasa (26/9/2023). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Ajinomoto Indonesia memperkenalkan Program MAPAN (Mitra Health Provider Ajinomoto) di Desa Klari, Karawang, Selasa (26/9/2023).

Program tersebut merupakan upaya mengurangi dampak lingkungan dari lini bisnis serta memperpanjang harapan hidup.

Direktur PT Ajinomoto Indonesia Jasman Silalahi menerangkan, pihaknya terus berkomitmen agar menjadi perusahaan dengan zero waste atau tanpa limbah.

Baca juga: Antisipasi Kenaikan Harga Jagung Akibat El Nino, Industri Pakan Ternak Perlu Alternatif Bahan Baku

Karena itu pihaknya, menggandeng PT Ray Hikmah Jaya (RHJ) dimana limbah produksi bisa dimanfaatkan menjadi pakan hewan alternatif.

"Sisa produksi inilah dimanfaatkan sebagai bahan pakan hewan alternatif. Kita meminimalkan hasil limbah produk, kita kaji dan bisa bermanfaat prinsipnya zero waste," ujar Jasman.

Setiap bulan pabrik Ajinomoto di Karawang menghasilkan 10-20 ton limbah produksi yang bisa dimanfaatkan.

Rekomendasi Untuk Anda

Adapun sisa limbah itu berupa tepung, wafer, biskuit, roti, dan chiki.

"Semua yang mengandung limbah makanan kita manfaatkan, kita proses sebagai bahan pangan," tutur Direktur PT RHJ Adi Susanto.

Kemitraan ini diharapkan bisa memberi dampak positif bagi masyarakat khususnya bagi peternak ayam dan bebek.

Sejauh ini kata Adi, dengan memanfaatkan limbah produksi maka biaya pemeliharaan ayam bisa ditekan sampai 60 persen.

Lantaran harga pakan ternak alternatif ini lebih terjangkau daripada jagung maupun bekatul.

Namun tidak mempengaruhi kualitas ternak.

"Kami sama Ajinomoto ini bekerjasama untuk mengolah tepung waste yang diolah kami manfaatkan menjadi salah satu pakan ternak alternatif yang kami salurkan ke mitra peternak," ungkap Adi.

Dalam kegiatan yang sama, Ajinomoto melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) memberikan 5 ton pakan ternak dan 1.000 bibit ayam kepada 10 kelompok peternak di Desa Klari.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas