Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

BPS Sumsel: Daya Beli Petani Sumatera Selatan Melonjak Sejak Awal Tahun 2024

NTP di Sumsel masih berada di kisaran level 109,33 atau secara umum nilai tukar produk pertanian mengalami surplus.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in BPS Sumsel: Daya Beli Petani Sumatera Selatan Melonjak Sejak Awal Tahun 2024
SURYA Malang/PURWANTO
Petani penggarap memupuk tanaman cabai. NTP di Sumsel masih berada di kisaran level 109,33 atau secara umum nilai tukar produk pertanian mengalami surplus. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Daya beli petani Sumatera Selatan (Sumsel) melonjak naik dimulai sejak awal tahun 2024.

Hal ini berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel di mana Nilai Tukar Petani (NTP) Sumsel memiliki tren yang positif.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel Moh Wahyu Yulianto mengatakan NTP di Sumsel masih berada di kisaran level 109,33 atau secara umum nilai tukar produk pertanian mengalami surplus.

Baca juga: Nilai Tukar Petani pada November 2023 Naik 0,82 Persen

“Artinya indeks yang diterima petani lebih besar dari indeks yang dikeluarkan petani,” ungkap Wahyu dalam keterangannya, Jumat (9/2/2024).

Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni menuturkan Provinsi Sumatera Selatan berhasil mempertahankan NTP berada di atas nilai 100 sepanjang tahun 2023 hingga Januari 2024.

Angka tersebut menunjukkan bahwa secara umum nilai tukar produk pertanian mengalami surplus.

Rekomendasi Untuk Anda

“Dimana indeks harga komoditas yang diterima petani lebih besar dibandingkan dengan indeks harga biaya yang dikeluarkan petani, atau kenaikan harga jual produk-produk hasil pertanian lebih tinggi dibandingkan kenaikan barang konsumsi rumah tangga dan biaya produksinya,” jelas Fatoni.

Selain itu, dia juga berharap dengan adanya peningkatan nilai tukar petani yang semakin tinggi maka tingkat kesejahteraan petani di Sumsel semakin meningkat.

“Dengan peningkatan nilai tukar petani yang semakin tinggi, tentu diharapkan meningkatnya tingkat kesejahteraan petani di Sumatera Selatan,” harap Fatoni.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Atas