Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Impor RI Januari-April 2026 Naik 13,04 Persen, Tembus 86,51 Miliar Dolar AS

Nilai impor Indonesia di Januari hingga April 2026 mencapai 86,51 miliar dolar AS, naik 13,40 persen dibandingkan periode yang sama di 2024.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Nitis Hawaroh
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Impor RI Januari-April 2026 Naik 13,04 Persen, Tembus 86,51 Miliar Dolar AS
Tribunnews.com/Nitis Hawaroh
EKSPOR APRIL NAIK - Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS Pudji Ismartini menyebut, nilai ekspor Indonesia sepanjang Januari hingga April 2026 sebesar 92,15 miliar dolar AS atau naik 5,48 persen saat Rilis BPS, Selasa (2/6/2026).  
Ringkasan Berita:
  • Nilai impor Indonesia sepanjang Januari hingga April 2026 mencapai 86,51 miliar dolar AS, naik 13,40 persen dibandingkan periode yang sama di 2024.
  • Impor migas pada April 2026 tercatat sebesar 4,60 miliar dolar AS, melonjak 82,52 persen secara tahunan. 
  • Impor bahan baku dan barang penolong naik 24,56 persen dan menjadi pendorong utama kenaikan impor nasional dengan andil sebesar 17,86 persen.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nilai impor Indonesia sepanjang Januari hingga April 2026 mencapai 86,51 miliar dolar AS, naik 13,40 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Pudji Ismartini mengatakan, kenaikan impor terjadi baik pada komoditas migas maupun nonmigas.

"Nilai impor migas tercatat senilai 12,93 miliar dolar AS atau naik 17,58 persen. Sementara nilai impor non-migas tercatat senilai 73,58 miliar dolar AS atau naik 12,70 persen," kata Pudji dalam Rilis BPS, Selasa (2/6/2026).

BPS mencatat kenaikan impor secara kumulatif terjadi pada seluruh kelompok penggunaan barang.

Kontributor terbesar berasal dari impor bahan baku dan barang penolong yang mencapai 61,82 miliar dolar AS, meningkat 11,67 persen dibandingkan Januari sampai April 2025.

Kelompok ini memberikan andil kenaikan impor sebesar 8,47 persen terhadap total pertumbuhan impor nasional.

"Impor bahan baku penolong yang naik cukup besar yaitu bahan bakar mineral atau HS27 kemudian mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya atau HS85 serta berbagai produk kimia atau HS38," tutur Pudji.

Rekomendasi Untuk Anda

Secara bulanan, nilai impor Indonesia pada April 2026 mencapai 25,21 miliar dolar AS. Nilai tersebut meningkat 22,49 persen dibandingkan April 2025.

Impor migas pada April 2026 tercatat sebesar 4,60 miliar dolar AS, melonjak 82,52 persen secara tahunan. Sementara itu, impor nonmigas mencapai 20,62 miliar dolar AS atau naik 14,11 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Baca juga: Ekspor Indonesia April 2026 Naik 5,48 Persen, Nilainya 92,15 Miliar Dolar AS

"Peningkatan nilai impor secara tahunan ini didorong oleh peningkatan impor non migas dengan andil peningkatan sebesar 12,39 persen," terang dia.

Jika dilihat berdasarkan penggunaannya, seluruh kelompok barang impor mengalami peningkatan pada April 2026. Nilai impor barang konsumsi meningkat paling tinggi, yakni 42,90 persen dibandingkan April tahun lalu.

Baca juga: Harga Beras di Penggilingan hingga Eceran Kompak Naik pada Mei 2026, BPS Beberkan Datanya

Sementara impor bahan baku dan barang penolong naik 24,56 persen dan menjadi pendorong utama kenaikan impor nasional dengan andil sebesar 17,86 persen.

Adapun impor barang modal, yang umumnya digunakan untuk kegiatan produksi dan investasi, juga meningkat 5,64 persen secara tahunan.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas