Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Kunci Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen Indonesia Bertumpu Pada Ekonomi Domestik dan Hilirisasi

tantangan ekonomi di 2024 dari geopolitik akan mempengaruhi nilai tukar rupiah dan suku bunga

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Lita Febriani
Editor: Sanusi
zoom-in Kunci Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen Indonesia Bertumpu Pada Ekonomi Domestik dan Hilirisasi
Lita Febriani/Tribunnews.com
Pendiri dan Ekonom CORE Indonesia Hendri Saparini, dalam Workshop Hilirisasi pada Sektor Industri Kimia dan Peran Sektor Infrastruktur yang digelar Chandra Asri di Bandung, Jawa Barat, Kamis (29/2/2024) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Indonesia menghadapi tahun yang cukup menantang pada 2024. Pesta demokrasi pergantian pemimpin negara dan kondisi ekonomi global menjadi peran utama yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi nasional.

Pendiri dan Ekonom CORE Indonesia Hendri Saparini, menyampaikan tantangan ekonomi di 2024 dari geopolitik akan mempengaruhi nilai tukar rupiah dan suku bunga, supply chain global juga ada kemungkinan akan tertahan.

Baca juga: Divestasi Vale Indonesia Diteken Sore Ini, Erick Thohir Sebut Program Hilirisasi Akan Tancap Gas

"Tantangan supply chain global ini bisa dimanfaatkan, sehingga bisa menjadi peluang industri domestik untuk berkembang," tutur Hendri Saparini dalam Workshop Hilirisasi pada Sektor Industri Kimia dan Peran Sektor Infrastruktur yang digelar Chandra Asri di Bandung, Jawa Barat, Kamis (29/2/2024).

Hendri menambahkan, Indonesia masih bisa mempertahankan pertumbuhan ekonomi karena masih menganut sistem ekonomi tradisional atau ekonomi domestik, yang bergantung 75-80 persen pada swasta dan BUMN.

Alasan lain mengapa pertumbuhan ekonomi Indonesia masih bertahan adalah hilirisasi yang mendukung industri menambah nilai barang dan mendukung ekspor.

"Selama empat tahun hilirisasi dalam negeri masih belum pada tahap industrialisasi, kita optimis ke depan bisa sampai di sana. Akan tetapi diperlukan industri strategis yang bisa menyokong dan perlu diversifikasi tidak hanya pada sektor tambang," jelasnya.

Baca juga: Pernah Disinggung Gibran, Wamenkominfo Sebut Startup Jadi Bukti Nyata Hilirisasi Digital

Rekomendasi Untuk Anda

CORE Indonesia optimis ekonomi Indonesia akan berada pada level 4,9-5 persen di 2024. Namun harus tetap fokus pada hilirisasi.

"Kuncinya ada pada hilirisasi dan membutuhkan new approach untuk meningkatkan ekonomi Indonesia, terlepas dari siapapun nanti yang terpilih pada 2024 nanti. Kemudian, keberpihakan kebijakan pada industri diperlukan karena pada dasarnya industri membutuhkan itu untuk terus berkembang," ucap Hendri.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Atas