Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

IHSG Dibuka Fluktuatif, Saham Sektor Energi Loyo

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah ke 7.258 pada perdagangan Selasa (21/5/2024).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Choirul Arifin
zoom-in IHSG Dibuka Fluktuatif, Saham Sektor Energi Loyo
Tribunnews/JEPRIMA
Pekerja membersihkan lantai dengan latar belakang layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Senin (22/4/2024). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah ke 7.258 pada perdagangan Selasa (21/5/2024). TRIBUNNEWS/JEPRIMA 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah ke 7.258 pada perdagangan Selasa (21/5/2024). Namun di menit-menit awal indeks komposit rebound menguat 0,27 persen ke batas atas 7.295.

Sebanyak 163 saham harganya naik, 145 saham harganya turun dan 169 saham lainnya stagnan. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp592 miliar dari volume 789 juta saham yang diperdagangkan.

Indeks LQ45 melemah 0,16 persen ke 907,089, indeks JII melemah 0,25 persen m ke 530,128, dan indeks IDX30 melemah 0,26 persen ke 456,556.

Beberapa indeks sektoral berada di zona merah di antaranya saham sektor energi 0,64 persen, kesehatan 0,34 persen, keuangan 0,35 persen, properti 0,07 persen.

Sementara itu sektor barang baku terpantau stagnan.

Saham sektoral menguat ialah saham sektor industri 0,02 persen, non siklikal 0,19 persen, siklikal 0,04 persen, teknologi 0,07 persen, infrastruktur 0,33 persen, transportasi 0,24 persen.

Rekomendasi Untuk Anda

CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya menuturkan pola gerak IHSG terlihat kembali pada rentang konsolidasinya pasca mengalami kenaikan pada beberapa waktu sebelumnya.

Baca juga: IHSG Berpotensi Terkoreksi Terbatas, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Sedangkan menjelang rilis data perekonomian tingkat suku bunga diharapkan dapat menjadi sentimen yang dapat menopang pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang.

“Selama support level terdekat dapat dipertahankan ditengah tekanan yang berlangsung maka peluang IHSG untuk kembali pada jalur uptrend jangka pendeknya masih terbuka lebar,” ucap William.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Atas