Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Muhammadiyah Tarik Dana, BSI: Tetap Komitmen Jadi Mitra Strategis

Begini kata BSI pasca Muhammadiyah menarik dana miliknya. BSI menegaskan pihaknya akan tetap menjalin komitmen dengan Muhammadiyah sebagai mitra.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Muhammadiyah Tarik Dana, BSI: Tetap Komitmen Jadi Mitra Strategis
Tribunnews/JEPRIMA
Pekerja melayani nasabah saat pelayanan periode libur panjang akhir tahun di Kantor Cabang BSI KC Mayestik, Jakarta, Kamis (28/12/2023). PT Bank Syariah Indonesia Indonesia Tbk (BSI) telah menyiapkan uang tunai sebesar Rp12,2 triliun untuk melayani kebutuhan transaksi nasabah dimana langkah itu sebagai bagian dari komitmen BSI guna memberikan pelayanan yang optimal dan memastikan ketersediaan likuiditas selama periode 22 Desember 2023 hingga 3 Januari 2024. Begini kata BSI pasca Muhammadiyah menarik dana miliknya. BSI menegaskan pihaknya akan tetap menjalin komitmen dengan Muhammadiyah sebagai mitra. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM - Bank Syariah Indonesia (BSI) buka suara terkait keputusan dari Muhammadiyah yang menarik dana.

Corporate Secretary BSI, Wisnu Sunandar mengungkapkan pihaknya akan tetap berkomitmen untuk selalu melayani dan mengembangkan ekonomi umat seperti dengan kolaborasi dengan mitra strategis.

Wisnu juga menuturkan BSI terus berkomitmen sebagai lembaga perbankan untuk segala lini masyarakat untuk meningkatkan inklusi dan penetrasi keuangan syariah.

"Kami berupaya menjadi bank yang modern serta inklusif dalam memberikan pelayanan kepada seluruh masyarakat, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip-prinsip syariah," kata Wisnu dikutip dari Kontan.co.id, Kamis (6/6/2024).

Dia menuturkan Muhammadiyah akan tetap menjadi mitra strategis meski melakukan penarikan dana.

Wisnu mengungkapkan pihaknya tetap siap untuk berkolaborasi semata-mata demi ekonomi umat.

"Terkait pengalihan dana oleh PP Muhammadiyah, BSI berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis dan siap berkolaborasi dengan seluruh stakeholder dalam upaya mengembangkan berbagai sektor ekonomi umat."

Rekomendasi Untuk Anda

"Terlebih bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang merupakan tulang punggung ekonomi bangsa," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas mengungkapkan pihaknya melakukan penarikan dana dari BSI.

Baca juga: Muhammadiyah Buka Suara soal Penarikan Dana dari BSI, Sebut demi Persaingan Sehat Perbankan Syariah

Anwar mengungkapkan hal ini dilakukan demi mendukung perbankan syariah secara keseluruhan di Indonesia.

Hal tersebut, katanya, demi menciptakan persaingan sehat antar perbankan syariah yang ada, khususnya yang terkait dengan Muhammadiyah.

"Muhammadiyah punya komitmen yang tinggi untuk mendukung perbankan syariah. Untuk itu Muhammadiyah terus melakukan rasionalisasi dan konsolidasi terhadap masalah keuangannya agar Muhammadiyah bisa berkontribusi bagi terciptanya persaingan yang sehat di antara perbankan syariah yang ada," kata Anwar dalam keterangan tertulis, Rabu (5/6/2024).

Anwar juga mengungkapkan bahwa penarikan dana Muhammadiyah dari BSI dalam rangka untuk menata masalah keuangan, khususnya terkait penempatan dana di perbankan syariah.

Dia mengakui bahwa dana Muhammadiyah hanya terpusat disimpan di BSI sehingga menimbulkan resiko konsentrasi (concentration risk).

Padahal, sambung Anwar, banyak perbankan syariah selain BSI yang masih sedikit tersokong dana dari umat.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Atas