Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
1 - 0
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
Live
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Perusahaan China hingga Qatar Berpeluang Terlibat Program 3 Juta Rumah Prabowo

Dalam program 3 juta rumah ini, sebanyak 1 juta unit apartemen akan dibangun di perkotaan, sedangkan 2 juta sisanya dibangun berupa perumahan di desa.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Perusahaan China hingga Qatar Berpeluang Terlibat Program 3 Juta Rumah Prabowo
Endrapta Pramudhiaz
Ketua Satgas Perumahan Prabowo, Hashim Djojohadikusumo, dalam acara Propertinomic Executive Dialogue bertajuk “Sukseskan Program Pembangunan 3 Juta Rumah” di Jakarta, Kamis (10/10/2024). 
Memuat video…

Laporan wartawan Tribunnews.com, Endrapta Pramudhiaz

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Program 3 juta rumah yang digagas oleh Presiden Terpilih RI 2024-2029 Prabowo Subianto berpeluang melibatkan perusahaan-perusahaan asing.

Ketua Satgas Perumahan Prabowo, Hashim Djojohadikusumo, mengungkap pihaknya telah mengundang perusahaan dari China, Qatar, Singapura, dan Malaysia untuk berpartisipasi dalam proyek ini.

Hal itu ia ungkap ketika memberikan sambutan dalam acara Propertinomic Executive Dialogue bertajuk “Sukseskan Program Pembangunan 3 Juta Rumah” di Jakarta, Kamis (10/10/2024).

"Konsep dari kita satgas adalah kita akan nanti mengundang perusahaan-perusahaan dari China, Qatar, Abu Dhabi, Singapura, Malaysia. Saya bisa lapor bahwa sudah ada indikasi sukses," kata Hashim.

Baca juga: Prabowo Bakal Bangun 15 Juta Rumah, Hashim: Kontraktornya Pengusaha Kecil, Keluarga Ciputra Maaf Ya

Dalam program 3 juta rumah ini, sebanyak 1 juta unit apartemen akan dibangun di perkotaan, sedangkan 2 juta sisanya dibangun berupa perumahan di pedesaan.

3 juta rumah ini ditargetkan terbangun selama setahun. Jika berhasil, program ini dapat menghasilkan hingga 15 juta rumah dalam lima tahun.

Rekomendasi Untuk Anda

Hashim, yang merupakan adik dari Prabowo, mengungkap telah berkunjung ke Qatar untuk menemui pengusaha terkemuka yang menyatakan minat untuk membangun satu juta unit apartemen.

"Saya sama Ibu Sofia ke Qatar dua minggu lalu. Ada seorang pengusaha, mantan penguasa, keluarga dekat dengan Emir, keluarga Al Thani, sudah menyatakan minat untuk membangun satu juta unit apartemen," ujar Hashim.

Hashim menyebut, Emir Qatar telah memberi syarat apabila perusahaan tersebut ingin terlibat dalam program ini.

"(Program) ini bagi mereka itu amal, tetapi jangan rugi. Keuntungan tipis-tipis boleh lah, yang penting adalah demand. Kebutuhan," ucap Hashim.

Dalam pertemuan tersebut, perusahaan Qatar itu bertanya kepada Hashim apakah ada keluarga yang ingin membeli unit apartemennya jika dibangun.

Hashim memastikan ada permintaannya. Ia mengaku sudah berkonsultasi dengan Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (BTN) Nixon L.P Napitupulu dan Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Realestat Indonesia Joko Suranto.

Dari data yang diperoleh, Hashim mencatat terdapat sekitar 10,7 juta keluarga yang masih membutuhkan rumah. Angka ini belum termasuk 27 juta rumah tidak layak huni (RTLH),

"Dari Pak Nixon kita sudah dapat data, dari Pak Ketum 10,7 juta saya lihat tadi. 10,7 juta belum termasuk yang 27 juta RTLH ya, yang punya gubuk-gubuk, perlu Rumah layak," tutur Hashim.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Atas