Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Dana Desa Diusulkan Naik Jadi Rp 140 Triliun, Seberapa Besar Urgensinya? 

Kemendes akan mengecek urgensi usulan kenaikan anggaran dana desa menjadi Rp 140 triliun.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fersianus Waku
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Dana Desa Diusulkan Naik Jadi Rp 140 Triliun, Seberapa Besar Urgensinya? 
Tribunnews.com/Chaerul Umam
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto. 

 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fersianus Waku 

 


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto mengatakan, kementeriannya akan melihat urgensi usulan kenaikan anggaran dana desa menjadi Rp 140 triliun.

"Tentu kita lihat dulu urgensinya dan lain sebagainya," kata Yandri, saat rapat kerja dengan Komisi V DPR RI di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/11/2024).

Usulan kenaikan anggaran dana desa tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi V DPR Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Syaiful Huda.

Huda mengatakan, dalam Nawacita Presiden ke-7 Joko Widodo pada 2014 silam, desa menjadi salah satu prioritas.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu, Presiden Prabowo Subianto juga berkomitmen membangun Indonesia dari desa. "Artinya sebenarnya kementerian ini pilihan, pilihan dari kebijakan strategis pemerintahan baru dan 10 tahun yang lalu," ujar Huda dalam rapat.

Huda berharap anggaran dana desa naik menjadi Rp 140 triliun pada Pemerintahan Prabowo.

"Kalau di bawah Pemerintahan Jokowi dana desanya kira-kira Rp 70 triliunan, kira-kira ini juga karena dapat mandat baru, kira-kira dua kali lipatnya lah kira-kira," ucapnya.

Baca juga: Mendes: Banyak Kepala Desa Tak Paham Pembukuan, Akibatnya Dana Desa Tak Bisa Dipertanggungjawabkan


Terlebih, menurutnya, dari 17 program prioritas Kementerian PDT, terdapat 8 isu yang menyangkut soal desa. "Jadi kami memberikan dorongan optimisme supaya dana desa nambah dua kali lipat paling tidak," ungkap Huda.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Atas