Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Ekonomi Digital dan Pekerja Freelance Kerek Bisnis CoWorking Space

Permintaan terhadap CoWorking Space di Jakarta diperkirakan akan terus meningkat karena didorong pertumbuhan startup dan pekerja freelance.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Ekonomi Digital dan Pekerja Freelance Kerek Bisnis CoWorking Space
Tribunnews/Eko Suriyanto
BISNIS COWORKING SPACE - CEO HQ CoWorking Space, Marc Descrozaille saat sesi tanya jawab di sela peluncuran cabang HQ CoWorking Space di Gedung Setiabudi 2, Jakarta Selatan belum lama ini. Permintaan terhadap CoWorking Space di Jakarta diperkirakan akan terus meningkat karena didorong pertumbuhan startup dan pekerja freelance. 


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pasar coworking space di Jakarta telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir dengan menawarkan berbagai pilihan bagi profesional, startup, dan perusahaan yang mencari ruang kerja fleksibel dengan fasilitas lengkap. 

CEO HQ CoWorking Space, Marc Descrozaille meyakini permintaan akan CoWorking Space di Jakarta diperkirakan akan terus meningkat.

Hal ini didorong semakin bertumbuhnya startup, pekerja freelance dan sejumlah perusahaan yang mengadopsi model kerja fleksibel. 

"Tren dan prospek bisnis CoWorking Space di Jakarta pada tahun 2025 menunjukkan arah yang positif dengan peluang signifikan bagi pengusaha dan investor yang dapat beradaptasi dengan kebutuhan pasar yang terus berkembang," kata Marc Descrozaille saat peluncuran cabang HQ CoWorking Space di Gedung Setiabudi 2, Jakarta Selatan belum lama ini. 

Marc mengatakan, di tengah banyaknya peluang, tantangan tetap ada terutama dalam hal persaingan yang semakin ketat dan kebutuhan untuk terus berinovasi. 

"Namun, dengan pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang pesat, CoWorking Space diprediksi akan tetap menjadi sektor yang atraktif bagi investor dalam beberapa tahun ke depan," katanya. 

Menurut Marc, Coworking umumnya menyasar berbagai segmen pengguna, seperti startup, perusahaan yang sedang berkembang, freelancer, serta profesional independen. 

Rekomendasi Untuk Anda

"Juga perusahaan yang membutuhkan kantor cabang fleksibel dan bisnis yang membutuhkan alamat bisnis premium juga menjadi target utama layanan ini," katanya.

Baca juga: Persaingan Ketat, Bisnis Coworking Space Mengalami Tekanan

Terkait layanan yang ditawarkan HQ CoWorking Space mulai dari virtual office, coworking space, serviced office, hingga jasa pembuatan legalitas.

“Layanan ini ditujukan untuk memudahkan para pebisnis dalam pengurusan dokumen legalitas perusahaan, termasuk pendirian PT, pengurusan izin usaha, dan layanan hukum lainnya,”  katanya. (tribunnews/eko sutriyanto)

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Atas