Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Mendag Ingin Perundingan I-EU CEPA Segera Rampung, Tekstil RI Bisa Mudah Masuk Eropa

Perjanjian I-EU CEPA akan mempermudah produk-produk Indonesia, termasuk tekstil, untuk masuk ke pasar Uni Eropa.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Mendag Ingin Perundingan I-EU CEPA Segera Rampung, Tekstil RI Bisa Mudah Masuk Eropa
Endrapta Pramudhiaz/Tribunnews
PERJANJIAN DAGANG - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso ingin perundingan dagang Indonesia-Uni Eropa atau Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA) segera rampung. Penyelesaian I-EU CEPA menjadi langkah penting untuk membuka akses pasar ekspor baru bagi Indonesia. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso ingin perundingan dagang Indonesia-Uni Eropa atau Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA) segera rampung.

Menurut Budi, perjanjian ini akan mempermudah produk-produk Indonesia, termasuk tekstil, untuk masuk ke pasar Uni Eropa.

"I-EU CEPA ini penting. Banyak [produk] kita yang bisa masuk ke sana. Tekstil, pakaian jadi, alas kaki, dan produk pertanian itu bisa masuk ke sana," kata Budi ketika ditemui di Sarinah, Jakarta Pusat, Rabu (5/3/2025).

Baca juga: Sritex Bangkrut, DPR Desak Permendag 8/2024 Direvisi, Disebut Jadi Penyebab Industri Tekstil Kolaps

Budi menjelaskan bahwa penyelesaian I-EU CEPA menjadi langkah penting untuk membuka akses pasar ekspor baru bagi Indonesia.

Di tengah persaingan perdagangan global yang semakin ketat, Budi mengungkapkan bahwa memasuki pasar-pasar negara lain kini kian sulit.

Namun, dengan adanya I-EU CEPA, Indonesia diharapkan bisa mendapatkan akses lebih mudah ke Uni Eropa, begitupun sebaliknya.

"Kita ada kesempatan untuk masuk ke Uni Eropa dan Uni Eropa juga punya akses ke sini nanti dari perjanjian itu, sehingga kita ada perjanjian yang saling menguntungkan. Ini adil buat kita semua," ujar Budi.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia berharap perundingan I-EU CEPA dapat selesai pada semester pertama tahun ini.

Rencananya, pada pekan-pekan mendatang kedua pihak akan mengadakan sejumlah pertemuan untuk menyelesaikan berbagai masalah teknis yang ada.

"Apa yang menjadi masalah secara teknis segera diselesaikan. Ini sudah mulai, progresnya bagus. Kami sudah koordinasi dengan kementerian lembaga lain dan mudah-mudahan cepat selesai," ucap Budi.

Baca juga: Viral di Medsos Minyakita 1 Liter Hanya Terisi 750 ml, Ini Faktanya Kata Mendag Budi

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan pertemuan virtual dengan Komisioner Perdagangan Uni Eropa (UE) Maros Sefcovic, pada Kamis (13/2/2025).

Pertemuan ini membahas upaya mempercepat penyelesaian perundingan I-EU CEPA serta memperkuat kerja sama ekonomi dan perdagangan antara Indonesia dan Uni Eropa.

Perundingan I-EU CEPA telah dilakukan sebanyak 19 putaran dalam sembilan tahun terakhir.

I-EU CEPA merupakan perjanjian dagang bilateral komprehensif yang dilakukan Indonesia dengan negara mitra.

Secara umum, I-EU CEPA mencakup tiga pilar utama yaitu akses pasar perdagangan barang dan jasa, investasi dan pengadaan publik, harmonisasi regulasi perdagangan, serta kerja sama dan peningkatan kapasitas.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Atas