BPS: Neraca Dagang Indonesia Surplus selama 59 Bulan Berturut-turut Sejak Mei 2020
BPS mencatat neraca perdagangan Indonesia surplus sebesar 4,33 miliar dolar AS atau naik 1,23 miliar dolar AS pada Maret 2025.
Penulis:
Nitis Hawaroh
Editor:
Sanusi
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
NERACA PERDAGANGAN MARET - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia surplus sebesar 4,33 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau naik 1,23 miliar dolar AS pada Maret 2025. Neraca perdagangan Indonesia telah mencatatkan surplus selama 59 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.
Amalia menyebut, secara tahunan nilai impor Maret 2025 meningkat sebesar 5,34 persen dari tahun sebelumnya sebesar 17,96 miliar dolar AS. Nilai impor non-migas naik 7,91 persen dan impor migas turun sebesar 5,98 persen.
"Peningkatan nilai impor secara tahunan didorong oleh kenaikan impor non-migas dengan andil kenaikan terhadap total impor sebesar 6,45 persen," jelas Amalia.
Sementara itu, nilai impor secara kumulatif dari Januari sampai Maret 2025 mencapai 55,70 miliar dolar AS atau naik 1,47 persen dibandingkan tahun 2024 sebesar 54,90 miliar dolar AS.
Berita Populer
Baca tanpa iklan