Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Dorong Daya Saing SDM Kawasan Industri, HKI Gandeng Dua Kementerian

Himpunan Kawasan Industri Indonesia menandatangani Nota Kesepahaman dengan 2 kementerian untuk meningkatkan daya saing SDM kawasan industri.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Sanusi
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Dorong Daya Saing SDM Kawasan Industri, HKI Gandeng Dua Kementerian
Handout
Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi di Sasana Budaya Ganesha, Bandung, Jawa Barat, Kamis 7 Agustus 2025.  

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi di Sasana Budaya Ganesha, Bandung, Jawa Barat, Kamis 7 Agustus 2025. 

MoU ini bertujuan mendorong daya saing SDM di kawasan industri dan mewujudkan sinergi strategis antara sektor industri, pemerintah, dan dunia pendidikan tinggi. 

Ketua Umum HKI Akhmad Maruf Maulana, menyatakan langkah ini merupakan upaya konkret untuk menyatukan visi dan kekuatan antar pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem industri yang inovatif, adaptif, dan berkelanjutan. 

"Melalui kolaborasi ini, HKI berperan aktif sebagai jembatan antara sektor industri dan institusi pendidikan serta pemerintah, untuk menciptakan daya saing baru yang berbasis pengetahuan dan inovasi," ujar Maruf. 

Fokus utama kerja sama ini meliputi penyelarasan kurikulum Industri dengan kebutuhan dunia usaha dan perkembangan teknologi; kolaborasi Riset dan Inovasi untuk mempercepat hilirisasi industri nasional dan menarik investasi; peningkatan daya saing investasi melalui penciptaan SDM unggul dan inovatif berdasarkan potensi ekosistem industri dan kawasan industri. 

"HKI juga optimis dapat mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen dalam lima tahun ke depan, asalkan seluruh investasi yang masuk, baik melalui Kawasan Industri, PSN maupun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dapat didorong dan dipercepat proses perizinannya oleh kementerian terkait serta pemerintah daerah," kata Akhmad Maruf Maulana.

Baca juga: Pemerintah Siapkan Insentif untuk Kawasan Industri, Utamakan Sektor Kesehatan dan Tambang

"Jika hal tersebut dapat dipermudah, kami yakin dan optimis target tersebut bisa tercapai," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

HKI akan terus bersinergi dengan pemerintah dan mendorong kawasan industri menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi, sekaligus wadah integrasi antara talenta, teknologi, dan investasi menuju Indonesia yang mandiri dan maju.

 

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Atas