Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Rilis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2025 dari BPS Tuai Polemik, Ini Kata Ekonom Prasasti

Kepercayaan perlu dibangun dengan sikap transparan, termasuk menjelaskan metodologinya.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Sanusi
zoom-in Rilis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2025 dari BPS Tuai Polemik, Ini Kata Ekonom Prasasti
Kemenkeu
PERTUMBUHAN EKONOMI RI - Direktur Riset Prasasti Piter Abdullah Redjalam. Ia menyebut kepercayaan perlu dibangun dengan sikap transparan, termasuk menjelaskan metodologinya. 

Piter memberi contoh lainnya adalah fenomena Rojali (rombongan jarang beli) dan Rohana (rombongan hanya nanya) di pusat perbelanjaan. Sejumlah mall ramai sekali, tetapi pengelola toko mengeluh angka penjualan turun. Lalu, kita berasumsi konsumsi dan daya beli masyarakat melemah. Kesimpulan ini terlalu dini karena kita lupa bahwa cara belanja masyarakat kita sudah berubah yang semakin kesini semakin sering berbelanja online karena alasan kepraktisan dan harga lebih murah.

“Artinya, daya beli itu ada tapi cara belanjanya sudah berubah,” katanya.

Meski demikian, Piter menegaskan, penggunaan data penjualan semen, rumah, kendaraan bermotor dalam memahami fenomena ekonomi akan tetap penting, tapi bukan lagi prioritas dan mesti disandingkan dengan data data lain yang lebih relevan.

“Agar data yang disampaikan menjadi lebih kredibel dan diskursus publik soal cara membaca pertumbuhan ekonomi menjadi lebih bermakna, maka inisiatif BPS untuk bertemu banyak kalangan dan para pemangku kepentingan adalah sesuatu yang baik. Kepercayaan perlu dibangun dengan sikap transparan, termasuk menjelaskan metodologinya,” tutup Piter.

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Atas