Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Pelaku Usaha Nasional Didorong Tak Hanya Perluas Akses Pasar Tapi Harus Bisa Genjot Nilai Ekspor

Pemerintah mendorong industrialisasi, peningkatan daya saing global, serta memperkuat posisi Indonesia di panggung internasional.

Tayang:
Diperbarui:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Pelaku Usaha Nasional Didorong Tak Hanya Perluas Akses Pasar Tapi Harus Bisa Genjot Nilai Ekspor
Debindomulti Adhiswasti
GENJOT EKSPOR - Direktur Utama PT Debindomulti Adhiswasti, Vibiadhi Swasti Pradana. Debindomulti Adhiswasti bersinergi dengan ITE Group, penyelenggara pameran internasional yang berbasis di Rusia, Dubai, Beijing, dan New Delhi. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pelaku usaha nasional didorong tidak hanya memperluas akses pasar, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan ekspor, hilirisasi produk, serta penciptaan peluang kerja dan investasi yang lebih luas.

Oleh sebab itu, PT Debindomulti Adhiswasti bersinergi dengan ITE Group, penyelenggara pameran internasional yang berbasis di Rusia, Dubai, Beijing, dan New Delhi.

Direktur Utama PT Debindomulti Adhiswasti, Vibiadhi Swasti Pradana menyampaikan, kolaborasi ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya dalam mendorong industrialisasi, peningkatan daya saing global, serta memperkuat posisi Indonesia di panggung internasional.

Baca juga: Airlangga Bertemu Menteri UEA, Sepakat Perkuat Sektor Energi Bersih Hingga Industrialisasi

"Ini bukan sekadar kemitraan melainkan sebuah langkah maju dalam misi kami untuk tumbuh, terhubung, dan memimpin di industri pameran dan pengembangan bisnis. Kami ingin agar dunia makin mengenal kekuatan industri Indonesia," kata Vibiadhi dalam keterangannya, Jumat (5/9/2025).

Ia menyebut, sebagai exhibitor maka pelaku bisnis Indonesia akan memperoleh manfaat berupa akses langsung kepada para pengambil keputusan di Rusia di berbagai sektor industri mulai dari packaging, agri-tech, industrial printing, hingga teknologi pangan dan farmasi.

"Kemitraan ini menjadi langkah penting untuk menembus pasar global, memperluas jejaring B2B lintas negara, serta memperkuat diplomasi ekonomi Indonesia," paparnya.

 

Rekomendasi Untuk Anda
Sesuai Minatmu
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas