Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Mulai Tahun Depan, Anggaran Makan Bergizi Gratis Tembus Rp 1,2 Triliun Per Hari 

anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) akan mencapai Rp 1,2 triliun per hari. Ditargetkan dimulai pada 2026 mendatang.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Sanusi
zoom-in Mulai Tahun Depan, Anggaran Makan Bergizi Gratis Tembus Rp 1,2 Triliun Per Hari 
Generated by AI/Gemini
ILUSTRASI - Foto ilustrasi seorang anak Sekolah Dasar (SD) memakan burger dibuat menggunakan artificial intelligence (AI) Gemini Google, Selasa (5/8/2025). Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher merespons adanya permintaan burger untuk menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari seorang siswa SMP beberapa waktu lalu. (Generated by AI/Gemini) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana memaparkan, bahwa anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) akan mencapai Rp 1,2 triliun per hari. Ditargetkan dimulai pada 2026 mendatang.

Dadan mengatakan, target pemerintah bisa mencapai 82,9 juta penerima manfaat program MBG per hari pada tahun depan. Sehingga, anggarannya akan mencapai Rp 1,2 triliun per hari.

Baca juga: Kepala BGN: 7.475 SPPG Sudah Terbentuk, Tak Gunakan Uang Negara

"Insya Allah tahun depan kita akan mulai dari Januari dengan 82,9 juta dan Badan Gizi Nasional akan spending (pengeluaran) Rp 1,2 triliun per hari," ujar Dadan di Kantor Bappenas, Jakarta Pusat, Senin (8/9/2025).

Dadan saat memberikan kata sambutan mengatakan anggaran dua hari MBG hampir mendekati setahun anggaran Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas pada 2026 sebesar Rp 2,59 triliun.

“Jadi dua hari BGN sama dengan satu tahun (Anggaran) Perencanaan Pembangunan Nasional, memang Menteri PPN sangat penting tapi untuk anggaran mohon maaf pak," tutur Dadan.

Pemerintah menargetkan tahun depan sudah berdiri 25 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah aglomerasi dan 6 ribu di daerah 3T atau Tertinggal, Terdepan, dan Terluar untuk dapat melayani 82,9 juta penerima manfaat. Sementara saat ini, sudah ada 29 ribu SPPG yang mendaftar.

“Dimana nilai rupiah kalau dihitung masing-masing Rp2 miliar sudah di atas Rp50 triliun, sementara penyerapan kita baru Rp13 triliun. Jadi Rp1 yang dikeluarkan oleh badan gizi sudah men-trigger uang masyarakat itu kurang lebih Rp5,” katanya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas