Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Festival Seni Multatuli 2025 Pacu Ekonomi Lokal Lewat Sektor UMKM dan Pariwisata

Efek ekonomi dari Festival Seni Multatuli terasa di berbagai sektor, mulai dari perhotelan, pedagang hingga penyedia peralatan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Festival Seni Multatuli 2025 Pacu Ekonomi Lokal Lewat Sektor UMKM dan Pariwisata
HO
EKONOMI LOKAL - Festival Seni Multatuli (FSM) 2025 yang berlangsung pada 19–21 September di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Festival Seni Multatuli (FSM) 2025 yang berlangsung pada 19–21 September di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, tak cuma menjadi ajang pertunjukan seni dan budaya, tapi juga berdampak pada perekonomian warga lokal.

Festival Seni Multatuli (FSM) adalah sebuah perayaan tahunan seni, budaya, dan pemikiran yang diselenggarakan di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten.

Baca juga: Mulai Kerajinan Baduy hingga Lukisan, Festival Seni Multatuli 2025 Jadi Magnet Ekonomi Warga Lebak

Festival ini pertama kali digelar pada tahun 2018 dan berpusat di Museum Multatuli, sebagai bentuk penghormatan terhadap semangat pembebasan dan perjuangan rakyat kecil yang diusung oleh tokoh Multatuli--penulis Belanda yang mengkritik kolonialisme di Indonesia melalui novel Max Havelaar.

Kepala Museum Multatuli, Ubaidillah Muchtar, mengatakan bahwa efek ekonomi dari festival tersebut terasa di berbagai sektor. Mulai dari perhotelan, pedagang hingga penyedia peralatan.

"Tentu saja ada dampak ekonomi. Hotel-hotel penuh, penginapan terisi, pedagang berjualan selama tiga hari, penyedia peralatan dan makanan juga kebagian rezeki," kata Ubaidillah, Kamis (25/9/2025).

 

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengunjungi Museum Multatuli di Kota Rangkasbitung, Banten, Sabtu (29/4/2023).


Artikel ini telah tayang di TribunBanten.com dengan judul Museum Multatuli Lebak di Mata Ganjar Pranowo: Nilai-nilainya Dijadikan Awal Mula Perjuangan, https://banten.tribunnews.com/2023/04/29/museum-multatuli-lebak-di-mata-ganjar-pranowo-nilai-nilainya-dijadikan-awal-mula-perjuangan.
Penulis: Nurandi | Editor: Abdul Rosid
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengunjungi Museum Multatuli di Kota Rangkasbitung, Banten, Sabtu (29/4/2023). Artikel ini telah tayang di TribunBanten.com dengan judul Museum Multatuli Lebak di Mata Ganjar Pranowo: Nilai-nilainya Dijadikan Awal Mula Perjuangan, https://banten.tribunnews.com/2023/04/29/museum-multatuli-lebak-di-mata-ganjar-pranowo-nilai-nilainya-dijadikan-awal-mula-perjuangan. Penulis: Nurandi | Editor: Abdul Rosid (TribunBanten.com/ Nurandi)

 

Rekomendasi Untuk Anda

Ia menyebut berdasarkan data dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), seluruh hotel yang terdata di Rangkasbitung alami okupansi penuh selama festival berlangsung. 

"Informasi dari teman-teman PHRI, semuanya penuh," ungkapnya.

Selain sektor akomodasi, pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) juga merasakan lonjakan penjualan. 

Ini karena pedagang di sekitar lokasi festival ikut meraup keuntungan.

"Teman-teman UMKM yang jualan kaos, produk, alhamdulillah laku. Laporan dari mereka juga tertib," kata Ubaidillah.

"Pengelola parkir senang karena ada kebijakan penghapusan retribusi dan pajak selama festival dari Bupati Lebak," jelasnya.

Sementara Museum Multatuli juga mengalami peningkatan jumlah pengunjung selama FSM 2025. 

Meski belum ada data resmi dari pemerintah maupun PHRI, Ubaidillah memperkirakan jumlah pengunjung mencapai 10 ribu orang, terutama pada malam puncak acara.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas