Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Riset Obat Herbal Asli Indonesia Jadi Perhatian WHO dan BPOM RI 

Delegasi WHO bersama BPOM RI meninjau fasilitas riset Dexa Laboratories of Biomolecular Sciences (DLBS) di Cikarang, Jawa Barat.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Riset Obat Herbal Asli Indonesia Jadi Perhatian WHO dan BPOM RI 
Tribunnews/Rina Ayu Pancarini
RISET OBAT HERBAL - Kunjungan kerja delegasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) ke fasilitas riset Dexa Laboratories of Biomolecular Sciences (DLBS) di Cikarang, Jawa Barat, Kamis (16/10/2025). 

 "Hasilnya bisa dibuktikan secara ilmiah dan klinis,” jelas Prof. Raymond.

Meski telah digunakan oleh tenaga medis dan diekspor ke beberapa negara, pengembangan fitofarmaka di Indonesia masih menghadapi tantangan regulasi, seperti belum masuknya OMAI dalam Formularium Nasional JKN.

Adapun Fitofarmaka merujuk pada obat dari bahan alam yang telah lolos uji klinik Randomized Controlled Trial (RCT).

Padahal negara seperti India, China, dan Korea Selatan sudah mengintegrasikan pengobatan tradisional dalam sistem jaminan kesehatan nasional mereka.

Merujuk data BPOM RI, Indonesia memiliki potensi 30 ribu jenis tumbuhan yang baru 18 ribu di antaranya digunakan sebagai jamu dengan 71 jenis yang berkembang menjadi obat herbal terstandar dan 20 yang menjadi fitofarmaka.

 

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas