Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Kemendag dan PMB Gelar Rakor Percepatan Ekonomi Batang

Kementerian Perdagangan menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Ekonomi Batang bersama Perkumpulan Masyarakat Batang

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Choirul Arifin
Editor: Sanusi
zoom-in Kemendag dan PMB Gelar Rakor Percepatan Ekonomi Batang
HO
RAKOR BATANG - Ketua Umum Perkumpulan Masyarakat Batang (PMB) Dr (HC) Heppy Trenggono (paling kiri) di acara Rapat Koordinasi Percepatan Ekonomi Kabupaten Batang dengan Kementerian Perdagangan RI pada 14 Oktober 2025 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Perdagangan menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Ekonomi Batang bersama Perkumpulan Masyarakat Batang (PMB)  pada 14 Oktober 2025.

Kegiatan yang diinisiasi yang diinisiasi Isy Karim, Sekretaris Kementerian Perdagangan ini mempertemukan tokoh-tokoh nasional asal Batang, unsur pemerintah pusat dan daerah, serta diaspora Batang dari berbagai wilayah untuk memperkuat kolaborasi membangun ekosistem ekonomi Batang yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca juga: Catat Ekspor Gemilang, Toyota Indonesia Raih Penghargaan dari Kemendag

Dalam paparannya, Bupati Batang Faiz Kurniawan menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat pembangunan ekonomi daerah.

“Kita tidak bisa membangun sendirian. Dukungan diaspora dan masyarakat Batang di mana pun mereka berada sangat penting bagi kemajuan Batang,” ujar Faiz saat itu.

Ketua Umum PMB Heppy Trenggono mengusulkan penerbitan Peraturan Daerah (Perda) Bela Beli Batang sebagai langkah strategis memperkuat ekonomi lokal.

“Perda Bela Beli Batang akan mendorong industri dan pemerintahan di Batang untuk membelanjakan anggarannya kepada petani dan pelaku usaha asal Batang, menggunakan vendor lokal, serta menumbuhkan kebanggaan daerah dengan mengenakan batik Batang di hari tertentu,” ungkapnya dalam keerangan tertulis dikutip Sabtu 18 Oktober 2025.

Rekomendasi Untuk Anda

Heppy menegaskan bahwa kekuatan ekonomi Batang harus tumbuh dari masyarakatnya sendiri.

Baca juga: Raih Plakat Waralaba Kemendag, Rene Baby Mart Ajak Calon Mitra Bergabung di IFBC 2025

“Industri di Batang akan menjadi ekosistem ekonomi Batang hanya jika mereka belanja dari orang Batang dan memperkerjakan orang Batang,” tegasnya.

Menanggapi usulan tersebut, Menteri Kependudukan dan Kepala BKKBN Wihaji, yang juga pernah menjabat sebagai Bupati Batang, menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif PMB.

“Bupati perlu menindaklanjuti agar yang disampaikan Pak Heppy Trenggono bisa di-deliver secara nyata di lapangan,” kata Wihaji.

Baca juga: Manajemen Golds Gym Dipanggil Kemendag Buntut Permasalahan Penutupan Gerai

Heppy Trenggono mengatakan, rakor tersebut menjadi momentum penting lahirnya gerakan bersama antara pemerintah pusat, daerah, dan diaspora Batang. Perkumpulan Masyarakat Batang (PMB) berkomitmen mengawal kebijakan yang memperkuat rantai nilai ekonomi Batang dari petani, UMKM, hingga industri besar untuk mewujudkan kemandirian ekonomi daerah yang berdaya saing.

"PMB merupakan wadah silaturahmi dan kolaborasi tokoh diaspora Batang di berbagai sektor. PMB berkomitmen memperkuat jejaring, investasi sosial, dan kerja sama nyata guna mendorong kemajuan Kabupaten Batang," demikian Heppy Trenggono.(tribunnews/fin)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas