Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Peningkatan Ekonomi Digital Perlu Disertai Sistem yang Aman

Ekonomi digital dan komunitas pengembang di Indonesia sedang berkembang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Erik S
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Peningkatan Ekonomi Digital Perlu Disertai Sistem yang Aman
Istimewa
Perusahaan teknologi CleanStart menjalin kerja sama dengan PT Solusi Multi Tehnologi (R-Tech), perusahaan distribusi IT asal Indonesia terkait keamanan perangkat lunak. 
Ringkasan Berita:
  • Ekonomi digital dan komunitas pengembang di Indonesia sedang berkembang pesat
  • Pasar teknologi DevOps di kawasan ASEAN saat ini tumbuh sekitar 20 persen per tahun
  • Ekonomi digital Indonesia diperkirakan akan melampaui USD 130 miliar pada tahun 2025. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ekonomi digital dan komunitas pengembang di Indonesia sedang berkembang.

Oleh karena itu diperlukan sistem yang aman dan efisien.

Sehubungan dengan itu, perusahaan teknologi CleanStart menjalin kerja sama dengan PT Solusi Multi Tehnologi (R-Tech), perusahaan distribusi IT asal Indonesia terkait keamanan perangkat lunak yang lebih aman dan terpercaya.

Kerja sama ini bertujuan membantu perusahaan dan instansi pemerintah menjaga keamanan  dalam proses pengembangan dan penerapan perangkat lunak, yang kini menjadi semakin penting seiring pesatnya transformasi digital. 

Dalam kolaborasi ini, CleanStart menyediakan teknologi dan keahlian di bidang DevOps (pengembangan dan operasi) aman dan keamanan container, sementara R-Tech akan berperan sebagai distributor resmi CleanStart.

“Ekonomi digital dan komunitas pengembang di Indonesia tumbuh sangat cepat, melalui kerja sama dengan R-Tech, kami bisa membantu lebih banyak organisasi di Indonesia agar dapat membangun dan menjalankan sistem yang aman, patuh, dan efisien tanpa menghambat inovasi.” ujar Nilesh Jain, Co-founder dan CEO CleanStart, dalam keterangannya, Jumat (14/11/2025). 

Melalui kemitraan ini, R-Tech juga akan mengadakan berbagai kegiatan bersama, seperti pelatihan, workshop, dan program edukasi meningkatkan kesadaran tentang pentingnya keamanan rantai pasokan perangkat lunak dan penerapan DevSecOps (keamanan dalam proses pengembangan perangkat lunak). 

Rekomendasi Untuk Anda

“Kami selalu berusaha membawa solusi teknologi yang bermanfaat dan bisa dipercaya untuk pasar Indonesia, dengan bergabungnya CleanStart ke dalam portofolio kami, pelanggan kami bisa membangun dan menjalankan aplikasi dengan lebih aman dan efisien.” kata CEO dari PT Solusi Multi Tehnologi (R-Tech) Kenny Rahmat.

Pasar teknologi DevOps di kawasan ASEAN saat ini tumbuh sekitar 20% per tahun, dan ekonomi digital Indonesia diperkirakan akan melampaui USD 130 miliar pada tahun 2025. 

Karena itu, kemitraan ini diharapkan dapat membantu banyak perusahaan dan lembaga pemerintah mengadopsi praktik pengembangan perangkat lunak yang aman, patuh, dan berkelanjutan. 

CleanStart dan R-Tech berkomitmen bersama-sama mendukung terciptanya ekosistem digital yang lebih aman, kuat, dan transparan di Indonesia serta kawasan Asia Tenggara. 

Pertumbuhan positif

Pertumbuhan ekonomi digital Indonesia terus menunjukkan tren positif seiring dengan meningkatnya adopsi layanan digital oleh masyarakat.

Bahkan, pada tahun ini nilai ekonomi digital nasional diperkirakan tumbuh double digit. Dalam Laporan e-Conomy SEA 2025 yang dilakukan oleh Google, Temasek, Bain and Company, ekonomi digital RI diproyeksikan bakal tumbuh 14 persen pada 2025 dari senilai 87 miliar dollar AS di 2024 menjadi 99 miliar dollar AS pada 2025.

Angka pertumbuhan ini meningkat cukup signifikan dibandingkan pertumbuhan pada tahun sebelumnya yang hanya tumbuh 9 persen dari 80 miliar dollar AS pada 2023.

"Artinya Indonesia masih tetap menjadi ekonomi digital paling besar se-Asia Tenggara dan GMV-nya (Gross Merchandise Value) sekarang mencapai hampir 100 miliar dollar AS," ujar Country Director Google Indonesia Veronica Utami saat memaparkan laporannya di kantornya dikutip dari Kompas.com, Jakarta, Kamis (13/11/2025).

Sektor e-commerce masih menjadi kontributor terbesar, dengan nilai mencapai 71 miliar dollar AS pada 2025 atau tumbuh 14 persen dari 62 miliar dollar AS pada 2024.

Baca juga: Kontribusi Kreator Indonesia Terhadap Ekonomi Digital Diprediksi 376 Miliar Dolar AS

Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 6 persen. Sektor ini diperkirakan akan terus meningkat hingga mencapai 140 miliar dolar AS pada 2030 seiring dengan bergesernya pola belanja masyarakat dari belanja di toko fisik menjadi ke toko online. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas