Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Indonesia 'Gertak' Meksiko Agar Mau Teken Perjanjian Dagang

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengungkapkan bahwa Indonesia tengah mendorong Meksiko untuk menyepakati perjanjian perdagangan bilateral.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Indonesia 'Gertak' Meksiko Agar Mau Teken Perjanjian Dagang
Tribunnews.com/Endrapta Ibrahim Pramudhiaz
PERJANJIAN DAGANG - Menteri Perdagangan Budi Santoso ketika ditemui di sela-sela acara Rapimnas 2025 Kadin Indonesia di Jakarta Pusat, Senin (1/12/2025). Ia mengungkapkan bahwa Indonesia tengah mendorong Meksiko untuk menyepakati perjanjian perdagangan bilateral. Dok: Endrapta Pramudhiaz 

Sebelumnya, Budi telah bertemu Menteri Ekonomi Meksiko Marcelo Luis Ebrard Casaubon pada Kamis (30/10/2025) di Gyeongju, Korea Selatan.

Pertemuan bilateral tersebut berlangsung di sela-sela Rangkaian Pertemuan Para Pemimpin Ekonomi Kerja Sama Ekonomi Asia- Pasifik (APEC Economic Leaders Meeting) pada 29 Oktober—1 November 2025.

Dalam pertemuan tersebut, Budi mendorong Meksiko untuk memperkuat hubungan perdagangan dengan Indonesia melalui pembentukan CEPA.

“Indonesia memandang bahwa pembentukan CEPA dengan Meksiko akan menjadi langkah strategis untuk memperluas kerja sama ekonomi," kata Budi dalam keterangan tertulis.

"Melalui CEPA, kedua negara dapat memperkuat kolaborasi di bidang barang, jasa, investasi, dan pembangunan kapasitas ekonomi sesuai prioritas diversifikasi masing-masing,” sambungnya.

Perdagangan Indonesia-Meksiko

Meksiko menempati peringkat ke-21 sebagai tujuan ekspor dan ke-44 sebagai sumber impor bagi Indonesia.

Pada Januari—Agustus 2025, total perdagangan Indonesia dan Meksiko mencapai 1,87 miliar dolar Amerika Serikat (AS).

Rekomendasi Untuk Anda

Ekspor Indonesia ke Meksiko tercatat sebesar 1,65 miliar dolar AS, sedangkan impor Indonesia dari Meksiko 219,50 juta dolar AS. Indonesia menikmati surplus terhadap Meksiko sebesar 1,43 miliar dolar AS.

Sementara itu, pada 2024, total perdagangan kedua negara adalah sebesar USD 2,60 miliar. Ekspor Indonesia ke Meksiko tercatat sebesar USD 2,26 miliar, sedangkan impor Indonesia dari Meksiko
USD 340,10 juta. Indonesia surplus terhadap Meksiko sebesar USD 1,92 miliar.

Produk ekspor unggulan Indonesia ke Meksiko meliputi mobil dan kendaraan bermotor lainnya, besi setengah jadi, produk minyak sawit, sirkuit elektronik terpadu, dan alas kaki.

Produk impor utama Indonesia dari Meksiko adalah perangkat telepon, sirkuit elektronik terpadu, mesin pemroses data otomatis, serta suku cadang dan aksesori kendaraan bermotor.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas