UMKM Didorong Lebih Aman Berbisnis Digital Melalui Program PRISMA Peruri
Kegiatan ini merupakan edukasi yang jadi bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dalam meningkatkan literasi keuangan digital.
Editor:
willy Widianto
Ringkasan Berita:
- Pemasaran digital yang efektif tidak selalu memerlukan bia besar, tetapi membutuhkan konsistensi.
- Sertifikat elektronik, tanda tangan digital, dan sistem autentikasi lain dapat membantu UMKM mengamankan transaksi.
- Pelatihan bisa mengidentifikasi risiko siber, menjaga keamanan data, mengelola bisnis online secara efektif
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) melakukan upaya memperkuat kapasitas digital masyarakat khususnya UMKM dengan menghadirkan program Peruri Literasi dan Edukasi Masyarakat Digital (PRISMA) di Melting Pop, M Bloc Space, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Baca juga: Kemendiktisaintek dan Peruri Dorong Digitalisasi Ijazah demi Cegah Pemalsuan
Kegiatan ini merupakan edukasi yang menjadi bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dalam meningkatkan literasi digital masyarakat, khususnya para pelaku UMKM.
POH Kepala Biro Strategic Corporate Branding dan TJSL PERURI, Yahdi Lil Ihsan dalam siaran persnya, Rabu (10/12/2025) mengatakan, tahun ini, PRISMA mengangkat tema “Secure Steps to Digital Success for sebagai Business Growth" yang menegaskan pentingnya keamanan digital sebagai fondasi utama keberhasilan usaha di era digital.
Tema tersebut dirancang untuk memperkuat kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi secara bijak, aman, dan efektif sehingga mampu meningkatkan daya saing mereka di pasar digital yang semakin kompetitif.
Ia menegaskan bahwa program PRISMA menjadi salah satu wujud nyata komitmen PERURI dalam mendorong kemajuan UMKM dan pemberdayaan masy arakat melalui penguatan kapasitas digital.
“Di era yang semakin terhubung, kita tidak hanya dituntut mampu menggunakan teknologi, tetapi juga bagaimana memanfaatkannya untuk meningkatkan produktivitas dan menjaga keamanan data,” ujar Yahdi.
PRISMA menghadirkan tiga pembicara dari kalangan praktisi dan internal PERURI dengan cakupan materi yang komprehensif.
Fajar Himawan, Livestream Specialist di sebuah perusahaan FMCG multinasional, membawakan materi seputar perilaku digital yang cer konten dan perilaku aman dalam keamanan digital, serta strategi social commerce.
Fajar memberikan pemahaman mendalam mengenai cara membangun kehadiran digital yang profesional sekaligus aman, khususnya bagi UMKM yang mengandalkan digital untuk berjualan dan berinteraksi dengan konsumen.
Sedangkan Agung Muhammad Reza atau dikenal sebagai goodlybetter, seorang entrepreneur, content creator, dan brand marketer, berbagi strategi pemasaran digital yang aplikatif bagi UMKM.
Agung memaparkan bagaimana yang tepat dapat meningkatkan daya tarik sebuah brand, bagaimana dimaksimalkan sebagai kanal penjualan, serta bagaimana UMKM dapat membangun identitas merek yang kuat dan relevan.
Agung menekankan bahwa pemasaran digital yang efektif tidak selalu memerlukan bia besar, tetapi membutuhkan konsistensi, cerita yang kuat, dan pemahaman pasar.
Holongan Simanjuntak, Coordinator of Channel Management PERURI, yang memperkenalkan rangkaian inovasi dan produk digital PERURI yang berperan penting dalam menjaga keamanan identitas digital masyarakat dan pelaku usaha.
Holongan menjelaskan bagaimana layanan seperti sertifikat elektronik, tanda tangan digital, dan sistem autentikasi lain dapat membantu UMKM mengamankan transaksi, melindungi data bisnis, serta meningkatkan kredibilitas mereka di dunia digital.