Emiten Properti Rockfields Siapkan Pipeline Proyek Baru di Rasuna Said dan Bali
Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) melaporkan percepatan pelunasan fasilitas kredit kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Penulis:
Hasiolan Eko P Gultom
Editor:
Sanusi
Ringkasan Berita:
- Rockfields mempercepat pelunasan kredit Mandiri untuk memperkuat neraca dan menyiapkan ekspansi 2026.
- Manajemen menegaskan keuangan sangat sehat dengan okupansi hampir 90 persen dan tanpa utang.
- Pihak perbankan mengapresiasi pelunasan cepat dan siap mendukung proyek strategis Rockfields berikutnya
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) melaporkan percepatan pelunasan fasilitas kredit kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Langkah ini menjadi sinyal penting bagi pasar bahwa emiten properti tersebut tengah menata ulang struktur permodalannya menjelang fase ekspansi besar pada 2026.
Percepatan pembayaran utang ini dilakukan di tengah meningkatnya kinerja operasional dan pemulihan sentimen sektor properti nasional.
Baca juga: Pengembang Optimistis Stimulus Sektor Properti Percepat Penyediaan Hunian
Dengan neraca yang kian sehat, Rockfields menyiapkan ruang lebih luas untuk menggarap proyek-proyek baru dan meningkatkan daya saing di segmen properti premium.
Presiden Komisaris Rockfields, Faisal Rachman, mengatakan keputusan mempercepat pelunasan dilakukan karena kondisi keuangan perseroan kini jauh lebih solid.
“Selama ini dunia usaha walaupun sempat terdampak pandemi, hubungan kami dengan bank saling memahami dan kewajiban dapat kami selesaikan dengan baik. Ketika kondisi kami semakin kuat, kami membuktikan dapat melunasi fasilitas tersebut lebih cepat,” ujarnya, Kamis (11/12/2025).
Faisal menyebut konsolidasi internal menjadi dasar percepatan ini, terutama karena Rockfields menyiapkan sejumlah proyek strategis mulai 2026, termasuk proyek baru di kawasan Rasuna Said, Jakarta.
Ia menambahkan bahwa penguatan ekonomi nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menjadi katalis positif bagi sektor properti.
Baca juga: KPK Cek Harta Ridwan Kamil: Dari LHKPN hingga Aset Properti dan Usaha Tersembunyi
“IHSG juga menunjukkan kinerja positif, bahkan sudah melampaui level 8.000. Sebagai perusahaan terbuka, kondisi ini membuat kami semakin optimistis,” katanya.
Neraca Makin Kuat, Investor Didorong untuk Lebih Percaya
Wakil Presiden Rockfields, Bambang Ferdian, menegaskan fundamental keuangan perusahaan kini berada pada kategori sangat sehat.
Tingkat okupansi gedung Rockfields telah mencapai hampir 90 persen, sehingga menciptakan arus kas yang stabil dan ruang untuk manajemen memperbaiki struktur keuangan.
“Dengan struktur keuangan yang kuat dan positif, kami ingin memberikan sinyal kepada investor bahwa Rockfields berada di jalur yang tepat. Kami mungkin satu-satunya pengembang properti yang tidak memiliki utang, memiliki ekuitas sendiri, dan landbank strategis,” ujarnya.
Bambang menyebut perusahaan telah menyiapkan pipeline proyek untuk tahun depan, termasuk opsi pendanaan baru. Meski terbuka bekerja sama dengan berbagai institusi, Mandiri tetap menjadi mitra utama.
“Untuk fasilitas berikutnya akan diputuskan bersama dalam manajemen, tetapi karena sejak awal didukung oleh Mandiri, otomatis kami akan bersama Mandiri,” tuturnya.
Baca juga: KPK Cek Harta Ridwan Kamil: Dari LHKPN hingga Aset Properti dan Usaha Tersembunyi
Baca tanpa iklan