ASDP Bakal Layani 868 Ribu Kendaraan Periode Nataru 2025/2026
ASDP Indonesia Ferry memproyeksikan akan melayani sebanyak 868.622 unit kendaraan dan 547.348 orang pada periode Nataru
Penulis:
Nitis Hawaroh
Editor:
Sanusi
Ringkasan Berita:
- Proyeksi puncak arus pergerakan libur Natal 2025 akan terjadi di tanggal 23 dan 24 Desember 2025
- Prediksi puncak pergerakan libur tahun baru akan terjadi pada tanggal 30 dan 31 Desember 2025
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memproyeksikan akan melayani sebanyak 868.622 unit kendaraan dan 547.348 orang pada periode angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026).
Direktur Utama ASDP Heru Widodo menyatakan, jumlah tersebut naik 9 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 lalu.
Dia merincikan, 868.622 unit kendaraan meliputi kendaraan roda dua sebanyak 258.789 unit, roda empat sebanyak 346.616 unit, bus sebanyak 34.009 unit dan truk 229.178 unit.
Baca juga: ASDP Tetapkan Radius Pembelian Tiket Kapal Penyeberangan untuk Cegah Calo Saat Periode Nataru
"Prediksinya ada kenaikan sekitar, secara keseluruhan ya, itu 9 persen, makanya kita kemudian harus melakukan persiapan termasuk kita menambah jumlah armada yang akan kita operasikan," kata Heru saat Konferensi Pers di Kantor ASDP, Senin (15/12/2025).
Sedangkan proyeksi puncak arus pergerakan libur Natal 2025 akan terjadi di tanggal 23 dan 24 Desember 2025. Sementara prediksi puncak pergerakan libur tahun baru akan terjadi pada tanggal 30 dan 31 Desember 2025.
"Prediksi puncak itu kita prediksi tanggal 24 Desember 2025 dan kemungkinan nanti akan naik lagi itu di tanggal 29-30-31 Desember 2025 itu nanti akan terjadi kenaikan lagi di arus puncaknya," terang Heru.
Heru menyebut, pada periode Nataru 2025/2026 ini sebanyak 15 lintasan menjadi lintasan prioritas berada di bawah koordinasi 15 cabang pada 33 pelabuhan.
Lintasan tersebut meliputi Merak-Bakauheni, Ketapang-Gilimanuk, Jangkar-Lembar, Kayangan-Pototano, Tanjung Api-api-Tanjung Kelian, Telaga Pungur-Lembar.
Kariangau-Penajam, Bajoe-Kolaka, Bira-Pamatata, Bitung-Ternate, Hunimua-Waipirit, Bolok-Rote.
Baca juga: AMMI Nilai Rehabilitasi Eks Dirut ASDP Ira Puspadewi Sebagai Warning Penegakan Hukum yang Lebih Adil
"Jalur-jalur ini menjadi fokus utama karena perannya yang strategis dalam mendukung arus mudik lokal, pariwisata dan distribusi logistik selama Nataru 2025/2026," tegas Heru.
Heru menegaskan, ASDP memastikan kesiapan layanan penyeberangan agar mobilitas masyarakat tetap berjalan aman, tertib dan nyaman.
"ASDP berkomitmen menghadirkan layanan penyeberangan yang andal dengan menempatkan keselamatan, empati dan tanggung jawab sebagai fondasi utama pelayanan terutama di tengah meningkatnya mobilitas dan potensi cuaca ekstrem," tutur Heru.
Baca tanpa iklan