Dua Rival Curang Didiskualifikasi, Veda Ega Melesat ke Posisi 3 Moto3
Skandal mesin dan oli ilegal terbongkar! Dua rival utama kena diskualifikasi, pembalap Indonesia Veda Ega melesat ke posisi 3 dunia.
Penulis:
Abdul Qodir
Editor:
Acos Abdul Qodir
Ringkasan Berita:
- Sanksi diskualifikasi beruntun hantam Adrian Fernandez dan Brian Uriarte akibat manipulasi oli serta segel mesin.
- Pembalap muda Indonesia ketiban berkah tambahan poin, berhak atas dua podium resmi, dan kuasai klasemen pembalap baru.
- Tunjukkan proses adaptasi kilat di sirkuit baru Hungaria, Veda Ega Pratama sukses amankan posisi start baris ketiga.
TRIBUNNEWS.COM – Pembalap muda andalan Indonesia dari tim Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, sukses melesat ke peringkat ketiga klasemen sementara juara dunia Moto3 2026.
Lonjakan drastis posisi ini terjadi setelah otoritas balap resmi menjatuhkan hukuman diskualifikasi massal kepada dua pembalap kompetitor utamanya, yakni Adrian Fernandez dan Brian Uriarte, akibat terbongkarnya skandal kecurangan teknis.
Sanksi pembatalan poin tersebut seketika mengubah peta persaingan papan atas secara signifikan.
Pengumuman resmi dari otoritas Kejuaraan Dunia Balap Motor atau Grand Prix (MotoGP) memastikan bahwa Brian Uriarte didiskualifikasi dari hasil balapan Moto3 Grand Prix Catalunya 2026 setelah terbukti menggunakan sampel minyak pelumas atau oli di luar spesifikasi regulasi kelas Moto3.
Keputusan final terhadap Uriarte diambil dalam pertemuan komisi balap di Hungaria setelah hasil analisis laboratorium pada sampel B mengonfirmasi pelanggaran fatal tersebut.
Akibatnya, Uriarte kehilangan 13 poin berharga dari posisi finis keempatnya di Catalunya dan merosot ke peringkat kedelapan klasemen dengan koleksi 54 poin.
Dampak beruntun yang jauh lebih besar terjadi menyusul pembatalan hasil enam balapan pertama musim ini milik pembalap asal Spanyol, Adrian Fernandez.
Otoritas pengawas mendapati komponen kawat pengaman mesin serta stiker segel pelindung mesin pada motor Fernandez dalam kondisi rusak, yang mengindikasikan adanya aktivitas pembongkaran mesin ilegal yang menyalahi aturan ketat pabrikan.
Sanksi diskualifikasi Fernandez meliputi balapan di seri Thailand, Brazil, Amerika Serikat, Spanyol, Prancis, dan Catalunya.
Pembatalan kemenangan serta raihan poin para rival tersebut memberikan keuntungan besar bagi Veda Ega Pratama.
Baca juga: Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Hungaria, Marc Marquez Samai Bagnaia, Bezzecchi Jaga Jarak
Pembalap debutan atau rookie berusia 17 tahun asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, ini otomatis berhak naik ke podium ketiga untuk balapan seri Grand Prix Le Mans Prancis 2026 setelah posisi finis kedua milik Fernandez dinyatakan gugur.
Dengan revisi perolehan tersebut, Veda kini resmi mengoleksi dua podium ketiga sepanjang musim berjalan, setelah sebelumnya berhasil naik podium di Grand Prix Brazil.
Tambahan poin kumulatif ini mendongkrak posisi Veda ke urutan ketiga klasemen sementara juara dunia Moto3 2026 dengan raihan total 71 poin, berada di bawah Maximo Quiles selaku pemuncak klasemen dengan 145 poin dan Alvaro Carpe di posisi kedua dengan 93 poin.
Selain itu, Veda kini sukses mengambil alih kembali posisi puncak klasemen Rookie of the Year (penghargaan pembalap pendatang baru terbaik) dengan keunggulan 13 poin atas Uriarte.
Guncang Hungaria, Veda Amankan Baris Ketiga
Ketangguhan mental bertanding pembalap bernomor motor 54 ini kembali teruji secara nyata dalam rangkaian seri balapan lanjutan Moto3 Hungaria 2026 yang berlangsung di Sirkuit Balaton Park.