Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Antisipasi Pasar Makin Ketat, Oxone Fokus Garap Horeca dan Segmen Premium

Penjualan Oxone saat ini masih fokus di penjualan offline dan ke depan akan diupayakan porsi penjualan online lebih besar.

Tayang:
Diperbarui:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Antisipasi Pasar Makin Ketat, Oxone Fokus Garap Horeca dan Segmen Premium
(Ho/Campus League)
GARAP SEGMEN HORECA - Ifan Kesuma, Founder & CEO PT Octa Utama (kanan) dan Yeni Kesuma, Wakil Direktur PT Octa Utama. 

Ringkasan Berita:
  • Oxone, salah satu pemain di industri home appliances memfokuskan bisnis dengan menggarap segmen hotel restoran cafe (horeca) dan konsumen rumah tangga premium.
  • Perusahaan menjaga jalur penjualan direct to customer dan jalur ke reseller melalui penjualan B2B.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Persaingan pasar yang semakin ketat di industri home appliances membuat Oxone, salah satu pemain di industri ini, memfokuskan bisnis dengan menggarap segmen hotel restoran cafe (horeca) dan konsumen rumah tangga premium.

Strategi tersebut disampaikan Ifan Kesuma, Founder & CEO PT Octa Utama, di sela peluncuran 3 lini produk home appliances Phantom Series baru Oxone di Jakarta, Sabtu, 13 Desember 2025.

Dia mengatakan, tren kuliner modern saat ini semakin berkembang dan kebutuhan konsumen juga berubah dinamis. Mereka semakin mengutamakan efisiensi, kesehatan, serta kualitas hasil masakan. 

Baca juga: Emiten Properti Rockfields Siapkan Pipeline Proyek Baru di Rasuna Said dan Bali

"Tahun depan Oxone memasuki 25 tahun. Ke depan Oxone akan naik peringkat ke barang-barang premium. Kita ingin masuk ke next level karena kompetisi pasar yang ketat. Karena itu, hari ini ada 3 model yang diperkenalkan dari Phantom Series yaitu Chef Bot, smart Bread Toaster dan Digital Air Fryer," ungkap Ifan Kesuma.

Phantom Series menjadi lini produk home appliances premium di segmen ini. Dia menambahkan, Oxone terus memperkuat segmen pasar yang digarap. 

Rekomendasi Untuk Anda

"Kita lebih mengambil pasar yang lebih premium tapi itu bukan berarti kita tinggalkan barang-barang di segmen medium," bebernya.

"Phantom Series lebih membidik ke premium di segmen horeca dan new family yang membutuhkan peralatan masak yang lebih praktis untuk melengkapi produk yang sudah ada. Teknologi touch screen di Chef Bot untuk memgakomodir kebutuhan segmen Gen Z," sebut Ifan.

Dia mengatakan, perangkat ini mulai banyak digunakan di rsstoran dan industri F&B serta pebisnis UMKM untuk berbisnis kuliner.

"Perangkat ini menarik segmen anak muda yang ingin gaya hidup di dapur yang ringkas, nggak banyak peralatan yang diperlukan," imbuhnya.

"Target kita di 2026 Chef Bot bisa terjual 1.000 unit. Saat ini kita punya 600 SKU termasuk tiga yang baru ini. Produk yang aktif kita pasarkan sekarang ada 500 SKU. Sisanya adalah barang yang diskontinyu dan perlu refresh," sebutnya.

Dia juga menegaskan Oxone tetap berusaha konsisten menjaga jalur penjualan direct to customer dan jalur ke reseller melalui penjualan B2B.

"Kita juga lakukan approach khusus ke perusahaan di indstri horeca. Kita tidak masuk ke toko toko elektronik biasa. Kita juga masuk ke private class dan kolaborasi dengan chef," beber Ifan.

Ifan menyebutkan, tren market terus berubah dan pihaknya berusaha merespon tren tersebut. Diantaranya soal selera konsumen consumer electronics di Indonesia.

"Sejak Covid, Air Fryer jadi tren. Karena itu, kita rilis juga model barunya dan sudah touch screen dengan mode pengaturan suhu. Ini untuk membidik segmen anak muda yang ingin memasak yang serba praktis dan tak perlu lagi bergantung pada pembantu di rumah," sebutnya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas