Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Lepas Mudik Motor Gratis Nataru, Menhub: Kuota Masih Tersedia 59 Persen

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Bobby Rasyidin mengungkap, minat masyarakat terhadap Motis masih terbuka lebar.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Lita Febriani
Editor: Sanusi
zoom-in Lepas Mudik Motor Gratis Nataru, Menhub: Kuota Masih Tersedia 59 Persen
Tribunnews.com/Lita Febriani
MUDIK MOTOR GRATIS - Konferensi Pers pelepasan angkutan mudik motor gratis di Stasiun Pasar Senen, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (23/12/2025). (Tribunnews.com/Lita Febriani). 

Ringkasan Berita:
  • Program angkutan motor gratis merupakan bagian dari kehadiran pemerintah dalam penyelenggaraan angkutan Nataru
  • Untuk Nataru, pemerintah menyediakan kuota pengangkutan sebanyak 5.500 unit sepeda motor roda dua yang dapat melayani sekitar 12.700 penumpang

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Program mudik motor gratis (Motis) yang disiapkan pemerintah pada masa Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) masih menyisakan kuota cukup besar.

Hingga saat ini, tingkat keterisian angkutan motor gratis baru mencapai 41 persen, sehingga masih tersedia sekitar 59 persen kuota bagi masyarakat yang ingin memanfaatkannya.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, program angkutan motor gratis merupakan bagian dari kehadiran pemerintah dalam penyelenggaraan angkutan Nataru.

Baca juga: Pendaftaran Motis Nataru 2025/2026 Diperpanjang. Simak Syarat Daftarnya

Program ini ditujukan untuk meringankan beban biaya perjalanan masyarakat sekaligus menekan penggunaan sepeda motor di jalan selama periode libur panjang.

"Tadi kami menyaksikan atau melihat program pemerintah yang berkaitan dengan angkutan Nataru adalah angkutan motor gratis untuk masyarakat yang akan melakukan perjalanan selama Nataru," tutur Dudy usai melepas angkutan mudik motor gratis di Stasiun Pasar Senen, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (23/12/2025).

Rekomendasi Untuk Anda

Untuk Nataru, pemerintah menyediakan kuota pengangkutan sebanyak 5.500 unit sepeda motor roda dua yang dapat melayani sekitar 12.700 penumpang.

Menhub menyebut, selain membantu masyarakat, program ini juga diharapkan mendorong peralihan ke angkutan umum dan mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas akibat tingginya penggunaan kendaraan roda dua.

"Ini juga mendorong kepada masyarakat untuk lebih menggunakan angkutan umum dan juga harapannya bahwa dengan program ini maka penggunaan kendaraan roda 2 di jalan itu akan berkurang," ucapnya.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin mengungkap, minat masyarakat terhadap Motis masih terbuka lebar.

"Untuk program angkutan motor gratis itu statusnya sekarang masih (terisi) 41 persen. Jadi, available seatnya itu masih ada 59 persen," kata Bobby.

Baca juga: Pendaftaran Mudik Motis Masih Dibuka, Berikut Syarat dan Lokasi Pendaftarannya

Di sisi lain, tingkat okupansi kursi penumpang kereta api reguler pada masa Nataru tercatat jauh lebih tinggi. Hingga 4 Januari 2026, okupansi penumpang sudah mencapai 86 persen dari total 3,5 juta tempat duduk yang disediakan.

Sementara itu, rata-rata tingkat keterisian harian berada di kisaran 56 persen, menyisakan sekitar 8-9 persen kursi per hari.

Sebagai informasi, pendaftaran program Motis dibuka pada 1-29 Desember 2025 dan 1-4 Januari 2026, dengan periode pengangkutan pada 23-30 Desember 2025 dan 2-5 Januari 2026. Pada Nataru kali ini, layanan Motis tersedia di dua lintas utama, yakni Lintas Utara dan Lintas Tengah.

Untuk Lintas Utara, kereta melayani Stasiun Jakarta Gudang, Pasar Senen dan Bekasi (khusus penumpang), Cirebon Prujakan, Tegal, Pekalongan, hingga Semarang Tawang.

Sementara Lintas Tengah melayani Stasiun Jakarta Gudang, Pasar Senen dan Bekasi (khusus penumpang), Cirebon Prujakan, Purwokerto, Kebumen, Kutoarjo, Lempuyangan, hingga Purwosari.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas