Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih Andalkan Produk Dalam Negeri
Semen Indonesia dan PT Agrinas Pangan Nusantara meneken MoU penyediaan dan pemanfaatan solusi bahan bangunan untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih.
Penulis:
Seno Tri Sulistiyono
Editor:
Choirul Arifin
Ringkasan Berita:
- Dua BUMN menandatangani nota kesepahaman untuk mendukung pembangunan Koperasi Merah Putih.
- Kerja sama kedua perusahaan sejalan dengan Instruksi Presiden tentang percepatan pembangunan fasilitas koperasi.
- Pembangunan mengedepankan produk nasional, tenaga lokal dan keberlanjutan ekonomi kerakyatan.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) dan PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) meneken nota kesepahaman (MoU) kerja sama terkait penyediaan dan pemanfaatan solusi bahan bangunan untuk Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
MoU ditandatangani oleh Direktur Utama SMGR, Indrieffouny Indra dan Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota dengan disaksikan Menteri Koperasi, Ferry Juliantono.
Menteri Ferry menyampaikan, mendukung sinergi SMGR dengan Agrinas dalam percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh wilayah Indonesia.
”Terima kasih atas inisiatif kolaborasi strategis ini. Nota kesepahaman ini akan membangun sinergi antara SIG dan Agrinas, khususnya dalam mempercepat dan memperlancar kegiatan pelaksanaan Instruksi Presiden No 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan dan Kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” kata Ferry dikutip Jumat (26/12/2025).
Indrieffouny Indra menyampaikan, penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan wujud sinergi BUMN dalam mendukung agenda pembangunan nasional, khususnya penguatan koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan.
Ia juga menegaskan, kerja sama ini sejalan dengan misi perseroan sebagai penyedia solusi bahan bangunan berkelanjutan, untuk menghadirkan produk bahan bangunan dan solusi konstruksi yang efisien, dan ramah lingkungan.
Baca juga: Koperasi Merah Putih Bakal Bangun PLTS Mini Berkapasitas di Bawah 1 MW
“Melalui kerja sama ini, pembangunan fasilitas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dapat berjalan efektif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat jangka panjang,” ujarnya.
Joao Angelo mengatakan, sinergi ini merupakan sebuah kesempatan bagi anak bangsa untuk bersatu membangun Indonesia dengan menggunakan produk nasional.
Ia menyebut, langkah ini sejalan dengan tujuan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih untuk membangun ekonomi kerakyatan di seluruh wilayah Indonesia sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat.
Baca juga: Pembangunan Satu Koperasi Merah Putih Telan Biaya Rp 1,6 Miliar
”Proses pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih akan memaksimalkan potensi sumber daya dari masyarakat lokal atau tukang-tukang lokal untuk mendukung pembangunan. Kami juga menekankan pemanfaatan sumber daya alam lokal," paparnya.
"Tidak hanya batu dan pasir dari lingkungan sekitar, tetapi juga toko-toko yang menjual produk nasional, khususnya semen SMGR. Seharusnya ini bisa kita jadikan suatu benchmark untuk pembangunan proyek nasional bisa mengedepankan produk anak bangsa,” kata Joao Angelo.
Baca tanpa iklan