Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Ekosistem Digital RI Potensial Berkembang Kuat Tapi Hadapi Tantangan Struktural

Ekosistem digital di Indonesia berbeda dari pasar Amerika Serikat yang telah matang dalam adopsi dan monetisasi perangkat lunak.

Tayang:
Diperbarui:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Ekosistem Digital RI Potensial Berkembang Kuat Tapi Hadapi Tantangan Struktural
Tribunnews.com
EKOSISTEM DIGITAL - Juan Anugraha Djuwadi, Product Manager di Google Amerika Serikat di acara webinar “AI Streamline Your Business: Build Internal Apps with AI” di Jakarta baru-baru ini. 

Ringkasan Berita:
  • Indonesia memiliki potensi besar mengembangkan ekosistem digital berskala nasional.
  • Ekosistem digital di Indonesia dinilai masih berada dalam fase transisi dan ke depan, perhatian terhadap privasi data, etika AI, dan akuntabilitas sistem akan meningkat tajam.
  • Peran talenta Indonesia di panggung dunia menjadi kontributor strategis dalam membentuk arah AI yang berdampak, beretika, dan berorientasi pada manusia.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia dinilai memiliki potensi besar untuk mengembangkan ekosistem digital berskala nasional berikut sejumlah tantangan strukturalnya.

Pendapat tersebut dikemukakan Juan Anugraha Djuwadi, Product Manager di Google Amerika Serikat di acara webinar “AI Streamline Your Business: Build Internal Apps with AI” di Jakarta baru-baru ini.

Dia mengatakan, ekosistem digital di Indonesia berbeda dari pasar Amerika Serikat yang telah matang dalam adopsi dan monetisasi perangkat lunak. Dia menilai Indonesia masih berada dalam fase transisi.

Namun, ia memprediksi bahwa seiring kematangan ekosistem digital, perhatian terhadap privasi data, etika AI, dan akuntabilitas sistem akan meningkat tajam—isu yang kini menjadi agenda utama global.

Baca juga: Pemerintah Pusat-Daerah Wajib Menjaga Infrastruktur Digital Agar Layanan Publik Tidak Terganggu

Juan juga memproyeksikan perubahan fundamental dalam lanskap teknologi lima tahun ke depan. Menurutnya, demokratisasi AI akan mendorong lahirnya software yang bersifat on-the-fly, dihasilkan secara real-time sesuai kebutuhan pengguna.

Rekomendasi Untuk Anda

Perubahan ini diperkirakan akan mengubah total cara pemerintah, enterprise, dan pelaku industri merancang layanan, termasuk antarmuka berbasis teks dan suara.

Dengan pengalaman lintas industri di bidang teknologi, hiburan, hingga platform digital global, Juan menegaskan bahwa peran talenta Indonesia di panggung dunia bukan sekadar simbol, melainkan kontributor strategis dalam membentuk arah AI yang berdampak, beretika, dan berorientasi pada manusia.

Di Google, Juan memegang peran dalam mengarahkan inovasi AI agar tetap relevan, manusiawi, dan berdampak luas.

Membahas arah pengembangan AI, dia mengungkapkan tantangan adopsi lintas pasar, serta prinsip membangun produk berskala global yang dapat menjadi rujukan penting bagi pemerintah, dunia usaha, dan ekosistem digital di Indonesia maupun kawasan Asia Pasifik.

Menurutnya, kemajuan AI tidak boleh terjebak pada kompleksitas teknologi semata. “Pengguna tidak peduli seberapa canggih teknologi di belakang layar. Mereka peduli apakah solusi itu berguna dan menyelesaikan masalah nyata,” ujar Juan.

Master of Arts alumnus Design and Development of Digital Games, Game and Interactive Media Design, Columbia University ini menegaskan, prinsip tersebut menjadi fondasi utama dalam pengembangan produk Google yang melayani miliaran pengguna lintas budaya dan tingkat literasi digital.

Juan menekankan dua filosofi kunci yang relevan bagi pembuat kebijakan dan enterprise, yakni “less is more” dan “the details matter.” Dalam skala masif, satu persen kegagalan bukan angka kecil.

“Ketika satu persen pengguna mengalami kesulitan, itu berarti jutaan orang. Di sinilah detail menjadi isu strategis, bukan sekadar teknis,” jelasnya.

Menurutnya, pandangan ini penting bagi pemerintah dan BUMN yang tengah membangun sistem digital berskala nasional, termasuk layanan publik berbasis AI.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas