Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Cegah Dampak Lingkungan, Industri Tambang Didorong Adopsi Standar Internasional 

Beberapa standar tambang di Indonesia, di antaranya standar Mining and Metallurgy Society of Indonesia (MMSGI) serta panduan standar ESG 2023.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Cegah Dampak Lingkungan, Industri Tambang Didorong Adopsi Standar Internasional 
/BNPB Indonesia/HO
MITIGASI RISIKO TAMBANG - Perusahaan tambang di Indonesia terus didorong mengadopsi standar internasional dalam praktik pertambangan demi mencegah risiko kerusakan lingkungan seperti banjir bandang di 3 provinsi di Sumatera awal Desember 2025 lalu. 

Langkah  Harita Nickel yang beroperasi di Pulau Obi ini kemudian diikuti oleh Vale Indonesia yang beroperasi di Sorowako. Proses audit IRMA pada Harita bahkan tidak terbatas pada aktivitas penambangannya, tapi juga audit secara komprehensif pada fasilitas lain milik Harita seperti smelter dan refinery.

Jalal mengatakan, adopsi standar internasional oleh perusahaan tambang memang belum menjadi ketentuan yang mengikat.

Namun, belajar dari kejadian bencana di Sumatera yang masih dalam proses audit oleh pemerintah, implementasi standar internasional bisa menjadi salah satu jalan untuk memastikan operasional tambang dikelola dengan memperhatikan aspek lingkungan, sosial, maupun biodiversity dengan lebih ketat. 

“Karena itu, awal tahun 2026 ini bisa menjadi momentum bagi publik untuk ikut mendorong implemetasi regulasi tata kelola sektor tambang yang lebih baik,” pungkasnya.(fin)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas