Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Legislator Demokrat Sentil OJK: Keuangan Digital Tumbuh Tinggi tapi Ekonomi Rakyat Jalan di Tempat

Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Demokrat Marwan Cik Asan, mengingatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dorong pertumbuhan ekonomi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Chaerul Umam
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Legislator Demokrat Sentil OJK: Keuangan Digital Tumbuh Tinggi tapi Ekonomi Rakyat Jalan di Tempat
Istimewa
PERTUMBUHAN EKONOMI - Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Demokrat Marwan Cik Asan, mengingatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat. 

Ringkasan Berita:
  • Dorongan ke OJK untuk Ekonomi Rakyat.
  • Kontras dengan Kondisi Ketenagakerjaan.
  • Harapan Dampak Nyata ke Sektor Riil.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Demokrat Marwan Cik Asan, mengingatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat. 

Demikian disampaikan Marwan usai mengapresiasi Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD) yang mengalami pertumbuhan tinggi pada 2025.

Menurutnya, ekonomi rakyat tak boleh sampai jalan di tempat di tengah pertumbuhan tinggi keuangan digital.

"Jangan sampai keuangan digital sudah tumbuh tinggi sekali, tetapi ekonomi rakyat itu jalan di tempat," kata Marwan dalam keterangannya, Jumat (23/1/2026).

Marwan mengapresiasi pertumbuhan IAKD 2025, di mana aset penyelenggara Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK) tumbuh Rp652 miliar, serta pengguna menjadi 16,4 juta, nilai transaksi kripto mencapai Rp482 triliun demgan konsumen 20,19 juta.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun, Marwan meminta OJK tidak melupakan berbagai macam fungsi ekonomi, khususnya mewujudkan kesejahteraan pada masyarakat. 

Sebab, kata Marwan, angka pengangguran di Indonesia masih lebih dari 7 juta. 

Bahkan, 30 juta masyarakat tercatat bekerja pada jam yang tidak penuh dan lebih dari 55 persen tenaga kerja Indonesia bekerja pada sektor informal.

Menurutnya, hal tersebut bertolak belakang dengan pertumbuhan pesat IAKD.

"Hampir tiap hari kita mendengar banyak PHK. Puluhan ribu sarjana menganggur, tidak mempunyai pekerjaan," ujarnya. 

Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPR RI itu meminta OJK mengarahkan program, rencana, target, serta indikator kerja yang berdampak pada lapangan pekerjaan di sektor riil. 

Marwan berharap pertumbuhan tinggi IAKD bisa memperluas lapangan pekerjaan serta menghidupkan UMKM kita.

"Coba IAKD ini kita arahkan dari studi ini saja dulu, supaya inline dengan visi Bapak tadi untuk pertumbuhan ekonomi. Ini kan jalannya sudah ada," katanya. 

Ia mengingatkan, pertumbuhan keuangan digital yang tidak sejalan dengan pertumbuhan ekonomi rakyat tidak menarik. 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas