Digitalisasi Pemasaran Dukung Apotek UMKM Perluas Akses Pasar
Dengan teknologi digital marketing, apotek dapat memperluas distribusi, meningkatkan efisiensi pemasaran.
Penulis:
Anita K Wardhani
Editor:
Choirul Arifin
Ringkasan Berita:
- Perubahan perilaku konsumen di era digital membuat UMKM melek teknologi,
- Industri di sektor medis beradaptasi dengan strategi pemasaran berbasis digital.
- Dengan teknologi digital marketing, apotek dapat memperluas distribusi, meningkatkan efisiensi pemasaran.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kebutuhan masyarakat akan produk kesehatan berkualitas yang mudah diakses dan terpercaya di era digital ini mengubah perubahan perilaku konsumen.
Konsumen semakin bergantung pada akses digital mendorong layanan berobat termasuk apotek, membuat industri di sektor medis beradaptasi dengan strategi pemasaran berbasis teknologi.
Tantangan utama yang dihadapi apotek di berbagai daerah adalah bagaimana memperluas jangkauan konsumen sekaligus meningkatkan penjualan di tengah persaingan yang semakin ketat.
Sejumlah startup kesehatan di Indonesia juga mengadopsi strategi digital marketing untuk memperluas jangkauan layanan dan mendukung UMKM apotek maupun fasilitas kesehatan.
Perbandingan ini menunjukkan bahwa penggunaan pendekatan berbeda menghasilkan dampak nyata di sektor kesehatan dengan memaksimalkan digitalisasi.
Dengan memanfaatkan teknologi digital marketing, apotek dapat memperluas distribusi, meningkatkan efisiensi pemasaran, dan membangun hubungan yang lebih dekat dengan konsumen.
Salah satu contoh keberhasilan transformasi digital di sektor kesehatan tersebut adalah yang dijalankan oleh GoApotik. Platform digital ini berhasil menggandeng 8.000an apotek berskala UMKM di Indonesia dan menjangkau 483 kota untuk memasarkan vitamin, obat-obatan dan suplemen herbal.
Baca juga: PLN Gandeng Indosat Business Percepat Digitalisasi SPKLU, Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik
Chairman SWA Media Group, Kemal Gani berpendapat, strategi digital marketing yang diterapkan GoApotik telah memberikan dampak langsung bagi apotek UMKM. “Digital marketing bukan sekadar mengejar popularitas, tetapi mampu memberikan nilai nyata bagi pelanggan,” kata dia.
Di ajang Indonesia Digital Marketing Champions 2025 pada Selasa, 27 Januari 2026 kemarin, perusahaan ini meraih predikat Excellent dengan skor akhir 88,9 dan menempati peringkat tertinggi dibandingkan peserta lain.
Strategi pemasaran melalui pemanfaatan teknologi digital yang dijalankan perusahaan dinilai berhasil, efektif dan efisien.
Transformasi Digital Sektor Kesehatan
Direktur PT Karsa Inti Tuju Askara (KITA), Ruth Retno Dewi, perusahaan pengelola GoApotek bilang, penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus menghadirkan strategi digital marketing yang berdampak bagi apotek UMKM.
Direktur PT Medela Potentia Tbk, Wimala Widjaja, menambahkan bahwa pencapaian GoApotik sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendorong ekosistem kesehatan Indonesia yang lebih inklusif melalui transformasi digital.
Ini bukti pengembangan berbagai inisiatif pemasaran yang adaptif terhadap tren digital. Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan trafik, tetapi juga pada penciptaan nilai bagi apotek dan konsumen.
Baca tanpa iklan