Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Prabowo Ingin Indonesia Jadi Produsen Avtur Ramah Lingkungan Terbesar Dunia

Indonesia memiliki bahan baku yang besar untuk pengembangan avtur ramah lingkungan sejalan dengan kebijakan hilirisasi industri.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Prabowo Ingin Indonesia Jadi Produsen Avtur Ramah Lingkungan Terbesar Dunia
Tribunnews/Jeprima
PENGEMBANGAN AVTUR - Presiden Prabowo mendorong agar Indonesia jadi produsen avtur terbarukan untuk bahan bakar pesawat terbang seperti disampaikan di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). Rakornas 2026 diikuti 4.487 peserta dari unsur kementerian/lembaga, gubernur, bupati/wali kota, pimpinan DPRD, serta anggota Forkopimda dari tingkat provinsi dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Tribunnews/Jeprima 
Ringkasan Berita:
  • Presiden Prabowo mendorong agar Indonesia jadi produsen avtur terbarukan untuk bahan bakar pesawat terbang seperti disampaikan di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul.
  • Indonesia memiliki bahan baku yang besar untuk pengembangan avtur ramah lingkungan sejalan dengan kebijakan hilirisasi industri.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto juga membahas kedaulatan energi nasional di depan para kepala daerah dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

Presiden ingin Indonesia jadi produsen avtur terbarukan untuk bahan bakar pesawat terbang karena Indonesia memiliki potensi untuk menjadi produsen avtur yang berasal dari limbah kelapa sawit.

“Pesawat terbang, Avtur. Kita nanti produsen Avtur. Bisa yang terbesar di dunia,” kata Presiden.

Presiden mengatakan limbah dari sawit dan juga jelantah tergolong bahan baku strategis untuk pengembangan Avtur non fosil. Bila hal tersebut bisa dilakukan, maka bisa digunakan untuk kepentingan nasional.

“Maaf bangsa-bangsa lain, saya tutup. Saya larang ekspor limbah kelapa sawit. Ekspor jelantah. Harus untuk kepentingan rakyat Indonesia dulu,” katanya.

Kepala negara mengatakan rencana pengembangan Avtur ramah lingkungan sejalan dengan tekad pemerintah untuk mewujudkan swasembada energi.

Baca juga: Menteri Bahlil Tegaskan Indonesia Tidak Lagi Impor Avtur Mulai 2027

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu kata Presiden pengembangan Avtur juga sejalan dengan kebijakan hilirisasi industri. Indonesia tidak bisa terus menerus mengekspor bahan mentah agar memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

“Sudah ada swasembada energi, swasembada pangan. Sekarang ini kita harus merubah aliran,” kata Prabowo.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas