Data BPS: 7,35 Juta Orang Masih Menganggur di November 2025
Per November 2025, jumlah penduduk usia kerja mencapai 218,85 juta orang, meningkat 681 ribu orang dibandingkan Agustus 2025.
Penulis:
Nitis Hawaroh
Editor:
Choirul Arifin
Ringkasan Berita:
- Jumlah pengangguran di Indonesia pada November 2025 mencapai 7,35 juta orang atau turun sekitar 109 ribu orang dibandingkan periode Agustus 2025.
- Per November 2025, jumlah penduduk usia kerja mencapai 218,85 juta orang, meningkat 681 ribu orang dibandingkan Agustus 2025.
- Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) naik menjadi 70,95 persen, lebih tinggi dibandingkan Agustus 2025 yang sebesar 70,59 persen.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran di Indonesia pada November 2025 mencapai 7,35 juta orang atau turun sekitar 109 ribu orang dibandingkan periode Agustus 2025.
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, struktur ketenagakerjaan Indonesia terus menunjukkan perbaikan. Pada November 2025, jumlah penduduk usia kerja mencapai 218,85 juta orang, meningkat 681 ribu orang dibandingkan Agustus 2025.
Dari jumlah tersebut, angkatan kerja tercatat sebanyak 155,27 juta orang, bertambah 1,26 juta orang. Sementara itu, bukan angkatan kerja berjumlah 63,58 juta orang, turun sekitar 580 ribu orang.
"Kemudian dari angkatan kerja tersebut sebanyak 147,91 juta orang diantaranya bekerja. Jumlah penduduk yang bekerja ini bertambah sebanyak 1,371 juta orang dibandingkan bulan Agustus 2025," ujar Amalia dalam Rilis BPS, Kamis (5/2/2026).
Jika dirinci, penduduk yang bekerja terdiri dari pekerja penuh sebanyak 100,49 juta orang, bertambah 1,85 juta orang. Pekerja paruh waktu sebanyak 35,86 juta orang, turun 438 ribu orang. Setengah pengangguran sebanyak 11,56 juta orang, menurun 42 ribu orang.
"Di sisi lain, angkatan kerja yang tidak terserap pasar kerja adalah yang disebut dengan pengangguran dimana jumlah orang yang menganggur pada bulan November 2025 adalah sebanyak 7,35 juta orang atau turun sebesar 0,109 juta orang dibandingkan bulan Agustus 2025. Dengan demikian jumlah orang yang menganggur mengalami penurunan," tegas Amalia.
Baca juga: 10 Provinsi dengan Pengangguran Terbanyak 2025 di Indonesia: Daerahmu Termasuk?
Semetara Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) naik menjadi 70,95 persen, lebih tinggi dibandingkan Agustus 2025 yang sebesar 70,59 persen.
Jika dilihat berdasarkan jenis kelamin, TPAK laki-laki tercatat 84,83 persen, lebih tinggi dibandingkan TPAK perempuan yang mencapai 56,91 persen.
"Baik TPAK laki-laki maupun TPAK perempuan mengalami peningkatan pada bulan November jika dibandingkan dengan Agustus 2025," ungkap Amalia.
Baca juga: Menteri PPN Rachmat Pambudy: MBG Lebih Mendesak daripada Lapangan Kerja
BPS juga mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada November 2025 turun menjadi 4,74 persen. Angka ini menurun sekitar 0,11 persen poin dibandingkan Agustus 2025.
"Jika dirinci, maka penurunan tingkat pengangguran terbuka dibandingkan dengan Agustus 2025 terjadi baik pada penduduk laki-laki maupun perempuan dan tingkat pengangguran terbuka ini juga mengalami penurunan baik di wilayah perkotaan maupun di pedesaan," tegas Amalia.
Baca tanpa iklan