Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

BSN Fokus Dorong Ekosistem Perumahan Syariah, Developer Jadi Mitra Kunci Pertumbuhan

Wacana pemangkasan PPN di Jepang menguntungkan konsumen, tapi UMKM khawatir akan menghadapi beban operasional dan persaingan harga yang berat  

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Sanusi
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in BSN Fokus Dorong Ekosistem Perumahan Syariah, Developer Jadi Mitra Kunci Pertumbuhan
HO/BSN
EKOSISTEM PERUMAHAAN - Direktur Utama BSN Alex Sofjan Noor saat membuka Developer Gathering 2026 di Bandung, Jumat (6/2/2026).  Bank Syariah Nasional (BSN) menegaskan penguatan peran developer sebagai mitra utama dalam ekosistem pembiayaan perumahan syariah melalui penyelenggaraan Developer Gathering 2026 di Bandung, Jumat (6/2/2026) 

Ringkasan Berita:
  • Developer memiliki posisi krusial dalam mendorong ekspansi pembiayaan perumahan syariah yang berkelanjutan
  • Hingga akhir 2025, BSN juga telah memperkuat jaringan layanan dengan 118 outlet perbankan, terdiri atas 36 kantor cabang dan 82 kantor cabang pembantu

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Bank Syariah Nasional (BSN) menegaskan penguatan peran developer sebagai mitra utama dalam ekosistem pembiayaan perumahan syariah melalui penyelenggaraan Developer Gathering 2026 di Bandung, Jumat (6/2/2026). 

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis perseroan dalam memperkuat kontribusi sektor properti terhadap pertumbuhan bisnis, sekaligus mendukung program perumahan nasional.

Direktur Utama BSN Alex Sofjan Noor mengatakan bahwa developer memiliki posisi krusial dalam mendorong ekspansi pembiayaan perumahan syariah yang berkelanjutan. Karena itu, BSN secara khusus mengambil inisiatif untuk menjadikan developer sebagai mitra strategis utama melalui pendekatan kolaboratif yang lebih intensif.

“Developer adalah ujung tombak industri perumahan. Melalui Developer Gathering ini, kami ingin memperkuat kemitraan strategis sekaligus memberikan apresiasi kepada para developer yang selama ini berkontribusi besar terhadap pertumbuhan bisnis BSN,” kata Alex dalam sambutannya.

Dalam kegiatan yang dihadiri 79 developer mitra BSN di Jawa Barat tersebut, Alex memaparkan kinerja positif BSN sepanjang 2025. Perseroan berhasil mencatatkan pertumbuhan aset sekitar 20,51 persen dan pertumbuhan pembiayaan sekitar 25,02% secara tahunan (year-on-year).

Baca juga: Dorong Transformasi Digital Perbankan Syariah, BSN Luncurkan Bale Syariah

“Capaian ini tidak terlepas dari kolaborasi yang solid antara BSN dan para mitra developer. Sektor perumahan menjadi salah satu motor utama pertumbuhan pembiayaan kami,” tegasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Hingga akhir 2025, BSN juga telah memperkuat jaringan layanan dengan 118 outlet perbankan, terdiri atas 36 kantor cabang dan 82 kantor cabang pembantu, serta didukung oleh 589 Kantor Layanan Syariah di berbagai wilayah Indonesia.

Alex menjelaskan, Developer Gathering 2026 dilaksanakan di empat kota, yakni Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Semarang. Keempat kota tersebut menjadi pilot project karena kontribusi pada wilayah tersebut cukuo signifikan terhadap kinerja pembiayaan perumahan BSN.

“Empat kota ini memiliki volume transaksi, pertumbuhan proyek, dan kontribusi pembiayaan yang besar terhadap bisnis BSN. Dampaknya nyata, baik terhadap pertumbuhan pembiayaan konsumer maupun kualitas portofolio. Kemarin di Jakarta dan hari ini di kota Bandung", jelas Alex.

Ke depan, BSN memastikan program Developer Gathering akan terus dilanjutkan dan diperluas ke kota-kota lain sebagai bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun ekosistem pembiayaan perumahan syariah secara end-to-end, mulai dari pembiayaan lahan, konstruksi, hingga kepemilikan rumah oleh masyarakat.

Sementara itu, Direktur Consumer Banking BSN Mochamad Yut Penta menjelaskan hingga 2025, 98% portofolio pembiayaan BSN berada di sektor perumahan, mencerminkan spesialisasi bank syariah ini di sektor properti riil. 

Dari total portofolio tersebut, 63% disalurkan melalui produk KPR subsidi, 31% KPR nonsubsidi, dan 4% pembiayaan konstruksi. 

"Selama lebih dari 20 tahun beroperasi, BSN telah menyalurkan pembiayaan kepada sekitar 450.000 nasabah, baik di segmen konsumer maupun komersial," ujar Penta.

Kontribusi BSN terhadap program strategis pemerintah di sektor perumahan juga tercermin dari penyaluran fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP).

Pada 2025, realisasi FLPP nasional mencapai 278.868 unit, dengan BTN Group—yang terdiri dari BTN dan BSN—menguasai hampir 70% pangsa penyaluran secara nasional. 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas