Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Kepala BGN Klaim Daihatsu Gran Max Kini Sulit Dicari Gegara MBG

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengklaim program Makan Bergizi Gratis (MBG) turut mendongkrak penjualan kendaraan.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Kepala BGN Klaim Daihatsu Gran Max Kini Sulit Dicari Gegara MBG
Tribunnews.com/Fersianus Waku
PENJUALAN KENDARAAN - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengklaim program Makan Bergizi Gratis (MBG) turut mendongkrak penjualan kendaraan roda empat, termasuk Daihatsu Gran Max 

Ringkasan Berita:
  • Penjualan Daihatasu Gran Max di Cirebon melonjak 40 persen karena efek MBG
  • Dengan jumlah SPPG yang telah mencapai 23 ribu unit, kebutuhan mobil operasional diperkirakan mencapai 46 ribu unit

 


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengklaim program Makan Bergizi Gratis (MBG) turut mendongkrak penjualan kendaraan.

Dadan mengungkap salah satunya peningkatan penjualan sepeda motor. Merujuk sebuah pemberitaan, di situ diperlihatkan penjualan Astra Honda Motor (AHM) pada 2025 tercatat mencapai 4,98 juta unit dan disebut terdorong oleh implementasi program MBG.

Baca juga: Wakil Kepala BGN Buka Suara Soal Survei Kepuasan Program MBG

"Ternyata dari data AHM, kita melihat angka penjualan motor mencapai 4,9 juta tahun 2025 dan ini terdongkrak oleh program MDG," kata Dadan dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Ia menjelaskan, lonjakan tersebut terjadi karena pegawai di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ramai-ramai membeli kendaraan tersebut.

Berdasarkan laporan yang ia dapat, ada SPPG yang 60 persen pegawai di situ baru membeli motor.

Rekomendasi Untuk Anda

"Jadi kalau ada 50 orang, kali 60 persen, artinya 30 orang beli motor, sehingga [penjualan] motornya naik," ujar Dadan.

Selain sepeda motor, kebutuhan kendaraan operasional roda empat juga meningkat. Dalam paparan Dadan, ditunjukkan sebuah pemberitaan yang menyebutkan penjualan Daihatasu Gran Max di Cirebon melonjak 40 persen karena efek MBG.

Dadan kemudian menyebut satu SPPG membutuhkan dua unit mobil untuk distribusi logistik.

Dengan jumlah SPPG yang telah mencapai 23 ribu unit, kebutuhan mobil operasional diperkirakan mencapai 46 ribu unit.

"Kalau sekarang sudah ada 23 ribu SPPG, itu artinya dibutuhkan 46 ribu mobil jenis itu dan sekarang termasuk mobil yang sulit dicari," ucap Dadan.

Dalam paparan tersebut juga ditampilkan contoh dampak MBG di lapangan, termasuk pemberitaan mengenai petani hidroponik yang mengalami kenaikan omzet hingga 100 persen.

"Kemudian ada pengusaha tahu yang sudah hampir bangkut, sekarang bangkit kembali," kata Dadan.

Ia juga menyebut peningkatan permintaan susu dari program MBG mendorong peternak dan industri pengolahan susu meningkatkan fasilitas yang dimiliki.

Dadan mencontohkan SPPG di Bandung dan Boyolali yang langsung membangun fasilitas penyimpanan dingin karena harus memasok ratusan liter susu per hari.

"Ada juga sekarang pabrik-pabrik susu atau peternak susu di Boyolani, di Bandung, sudah membuat susu pasteurisasi dan juga mereka sudah membuat satu cold storage yang bisa memasok kebutuhan susu, di mana satu SPPG setiap hari butuh 450 liter susu," ujar Dadan. 

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas