Mahasiswa Lintas Kampus Selesaikan Program Literasi Finansial SPARK
Program ini membekali mahasiswa dengan pemahaman literasi keuangan yang lebih aplikatif.
Penulis:
Choirul Arifin
Editor:
Seno Tri Sulistiyono
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 36 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia tuntas mengikuti program literasi finansial bertajuk SPARK Student Ambassador Program.
- Program ini membekali mahasiswa dengan pemahaman literasi keuangan yang lebih aplikatif sekaligus memperkenalkan dinamika industri fintech.
- Program ini memberikan pembelajaran terstruktur, inisiatif berbasis kampus dan kegiatan pengembangan diri untuk membangun kebiasaan finansial yang bertanggung jawab.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebanyak 36 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia tuntas mengikuti program literasi finansial bertajuk SPARK Student Ambassador Program yang berlangsung mulai September 2025 hingga Januari 2026.
Program ini membekali mahasiswa dengan pemahaman literasi keuangan yang lebih aplikatif sekaligus memperkenalkan dinamika industri fintech yang semakin teregulasi dan berbasis kepercayaan.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan ini diselenggarakan SPARK Class 0f 2025: Awarding Night di kantor SeaBank Indonesia di Jakarta beberapa waktu lalu.
Baca juga: Dorong Literasi Keuangan, Industri Fintech dan Kompas Gramedia Kupas Strategi Finansial di 2026
Program ini memberikan pembelajaran terstruktur, inisiatif berbasis kampus dan kegiatan pengembangan diri untuk membangun kebiasaan finansial yang bertanggung jawab sekaligus memperkuat kemampuan komunikasi dan kepemimpinan.
“Melalui SPARK Student Ambassador Program, kami ingin membangun pemahaman literasi keuangan yang lebih baik di kalangan mahasiswa, agar mereka dapat mengenal, menggunakan, dan memanfaatkan layanan keuangan digital secara lebih bijak, bertanggung jawab dan berkelanjutan,” kata Eka Nilam Dari, Direktur Utama ShopeePay Indonesia.
Junedy Liu, Wakil Direktur Utama SeaBank Indonesia mengatakan, literasi keuangan yang baik perlu dibangun sejak masa mahasiswa untuk membentuk kebiasaan finansial yang sehat sepanjang hidup.
Melalui SPARK, pihaknya mendorong mahasiswa untuk memahami dasar pengelolaan keuangan dan menggunakan layanan keuangan digital secara sadar, sehingga dapat menjadi pengguna yang lebih bijak, hati-hati dan bertanggung jawab.
Selain pembelajaran teknis, SPARK juga menekankan penguatan soft skills seperti komunikasi, kolaborasi, dan pemecahan masalah, keterampilan yang dinilai krusial bagi generasi muda yang akan memasuki industri keuangan digital yang dinamis dan berada dalam pengawasan regulator.
Di rangkaian Awarding Night, peserta mengikuti sesi dialog bertajuk “Achieving Financial Freedom” bersama perencana keuangan Prita Ghozie, CFP, Principal Consultant Zapfinance.
Diskusi ini mengupas pentingnya menetapkan tujuan finansial yang realistis, membangun disiplin, serta menjadikan literasi keuangan sebagai fondasi ketahanan finansial jangka panjang, isu yang semakin relevan di tengah kemudahan akses layanan keuangan digital.
Peserta juga memperoleh wawasan mengenai pengembangan karier di industri fintech melalui sesi panel bersama narasumber dari ShopeePay dan SeaBank yang membahas jalur karier, realitas dunia kerja, serta kompetensi yang dibutuhkan untuk berkembang di sektor yang terus bertumbuh.
Raihan Naufal, peserta dari Universitas Indonesia bersama Siti Amalia N. (Universitas Indonesia), dan Yoga Eka P. (Universitas Indonesia) meraih penghargaan Best Group Performance.