Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Tol Solo–Yogyakarta Dioperasikan Gratis untuk Mudik Lebaran 2026

Beroperasinya ruas tol ini kelak untuk mengurai kemacetan yang selama ini kerap terjadi di jalur arteri Solo–Yogyakarta. 

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Tol Solo–Yogyakarta Dioperasikan Gratis untuk Mudik Lebaran 2026
Tribunnews.com/Mario Christian Sumampow
BEROPERASI FUNGSIONAL - Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulonprogo pada segmen Prambanan–Purwomartani direncanakan mulai dioperasikan secara terbatas pada 16 Maret 2026 untuk arus mudik Lebaran 2026. Beroperasinya ruas tol tersebut akan membantu mengurai kemacetan di jalur arteri Solo–Yogyakarta.  
Ringkasan Berita:
  • Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulonprogo pada segmen Prambanan–Purwomartani direncanakan mulai dioperasikan secara terbatas pada 16 Maret 2026 untuk arus mudik Lebaran 2026.
  • Pembangunan proyek tol ini terus berjalan dengan serapan investasi mencapai Rp7 triliun per Maret 2026, bagian dari total rencana investasi proyek sebesar Rp27,25 triliun.
  • Beroperasinya ruas tol tersebut akan membantu mengurai kemacetan yang selama ini kerap terjadi di jalur arteri Solo–Yogyakarta. 

 

TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA - Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulonprogo pada segmen Prambanan–Purwomartani direncanakan mulai dioperasikan secara terbatas pada 16 Maret 2026 untuk mendukung mobilitas masyarakat selama arus mudik Lebaran 2026.

“Untuk sementara kami sarankan pengoperasian hanya pukul 06.00 sampai 17.00 WIB sesuai arahan para stakeholder,” ujar Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Solo, Rudi Hardiansyah di Yogyakarta, Rabu (11/3/2026).

Pembangunan proyek tol ini terus berjalan dengan serapan investasi mencapai Rp7 triliun per Maret 2026, bagian dari total rencana investasi proyek sebesar Rp27,25 triliun.

Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Solo, Rudi Hardiansyah, menjelaskan total investasi Rp27,25 triliun digunakan untuk pembangunan jalan tol sepanjang sekitar 96 kilometer yang menghubungkan Solo, Yogyakarta, hingga Bandara Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kulonprogo.

“Investasi Rp 27 triliun itu untuk keseluruhan sepanjang 96 km. Saat ini fokus pembangunan berada pada tahap 1 sepanjang kurang lebih 45 km dengan biaya investasi yang telah terserap sekitar Rp 7 triliun,” ujar Rudi.

Rudi menilai keberadaan tol tersebut akan membantu mengurai kemacetan yang selama ini kerap terjadi di jalur arteri Solo–Yogyakarta. 

Rekomendasi Untuk Anda

Proyek tol yang menghubungkan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta itu memiliki panjang total 96,57 kilometer dan diharapkan dapat mengurangi kepadatan kendaraan di jalur arteri yang selama ini menjadi salah satu titik kemacetan utama.

Baca juga: Empat Ruas Tol Jasa Marga Beroperasi Fungsional untuk Dukung Mudik Lebaran

Efisiensi waktu tempuh juga terlihat dari uji coba jalur fungsional segmen Prambanan–Purwomartani sepanjang 12 kilometer.

Rudi mengatakan perjalanan melalui jalur arteri biasanya memakan waktu sekitar 60 menit, karena banyaknya persimpangan lampu lalu lintas dan padatnya kendaraan.

Baca juga: Menhub: Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi 18 Maret, Arus Balik 25 Maret

Namun melalui jalur tol fungsional, perjalanan dapat ditempuh sekitar 10 menit dengan kecepatan rata-rata 40 kilometer per jam.

“Ada efisiensi waktu sekitar 90 persen dibandingkan lewat jalur arteri yang banyak lampu merah dan hambatan lalu lintas,” kata Rudi.

 

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas