Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Hashim Djojohadikusumo Optimistis Program 3 Juta Rumah Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Hashim optimistis program 3 juta rumah yang dicanangkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto bisa mendorong pertumbuhan ekonomi

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Sanusi
zoom-in Hashim Djojohadikusumo Optimistis Program 3 Juta Rumah Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
PROGRAM 3 JUTA RUMAH - Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo saat memberikan sambutan di acara Rencana pembangunan rusun oleh PT KAI di Kawasan Stasiun Manggarai, Jakarta, Senin (16/3/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Melalui program tiga juta rumah beragam perbaikan bisa dilakukan, khususnya pada sektor kesehatan dan kesejahteraan sosial bagi masyarakat
  • Hashim menyebut, dengan kondisi perumahan yang bersih dan sehat nantinya akan membantu perkembangan bagi anak-anak.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo optimistis program 3 juta rumah yang dicanangkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto bisa mendorong pertumbuhan ekonomi 8 persen.

Menurut Hashim, melalui program tiga juta rumah beragam perbaikan bisa dilakukan, khususnya pada sektor kesehatan dan kesejahteraan sosial bagi masyarakat.

"Sudah disebut oleh Pak Menko, kita bisa mendorong dan bisa mencapai 8 persen bahkan saya yakin bisa lebih dari 8 persen laju pertumbuhan ekonomi," kata Hashim saat memberikan sambutan di acara pencanangan program Rusun Subsidi PT KAI di Kawasan Stasiun Manggarai, Jakarta, Senin (16/3/2026).

Baca juga: Hashim Djojohadikusumo Mengaku Prabowo Curhat soal Lambannya Realisasi Program 3 Juta Rumah

Hashim menyebut, dengan kondisi perumahan yang bersih dan sehat nantinya akan membantu perkembangan bagi anak-anak.

Hashim menyebut, tingkat kemiskinan yang terjadi saat ini di Indonesia didominasi karena banyaknya masyarakat yang tinggal di daerah kumuh.

Sehingga kata Hashim, banyak anak-anak yang harusnya menjadi generasi penerus bangsa justru terjangkit penyakit, seperti halnya TBC hingga kondisi gagal tumbuh atau stunting.

Rekomendasi Untuk Anda

"TBC dan stunting, kita sudah tahu kenapa anak-anak kita yang seharusnya dan sebetulnya dalam intinya mereka pinter dan cerdas, tapi karena ada hambatan dari lingkungan, hambatan kesehatan dan sebagainya, skor atau pencapaian akademis sekolah rata-rata rendah karena kesehatan dan lingkungan," ucap dia.

Baca juga: Pasar Properti 2026 di Fase Penyesuaian, Pembeli Makin Rasional Ambil Keputusan

Adik kandung Presiden Prabowo Subianto tersebut lantas menilik kondisi di beberapa negara di Asia yang berhasil maju karena pemerintahnya berhasil memberikan tempat tinggal yang layak untuk warganya.

Kata dia, banyak negara tersebut yang berhasil mencapai keadilan sosial bagi warganya sekaligus berdampak pada pertumbuhan ekonomi di negaranya.

"Kita dengan program perumahan, kita bisa mencapai dua-duanya ya. Keadilan sosial dan juga pertumbuhan ekonomi yang cepat," kata dia.

"Ini sudah terbukti di banyak negara yang saya pelajari sejarah ekonomi China juga demikian, di Jepang, di Korea Selatan, juga di tidak perlu jauh itu di Singapura. Dua-duanya bisa mencapai, kita bisa mencapai keadilan sosial sekaligus pertumbuhan ekonomi," tukas Hashim.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas