APSI dan BSN Kerja Sama Penguatan Pembiayaan dan Ekosistem Properti Syariah Nasional
Kedua pihak siap mengintegrasikan sektor keuangan syariah dengan sektor riil properti, sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi pengembang.
Penulis:
Choirul Arifin
Editor:
Seno Tri Sulistiyono
Ringkasan Berita:
- Bank Syariah Nasional (BSN) dan Asosiasi Properti Syariah Indonesia (APSI) sepakat memperkuat pengembangan ekosistem properti syariah di Indonesia.
- Kedua pihak siap mengintegrasikan sektor keuangan syariah dengan sektor riil properti, sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi pengembang dan masyarakat untuk hunian berbasis syariah.
- Sebagai wadah pengembang properti syariah, APSI siap memperluas penetrasi pasar hunian berbasis syariah.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Bank Syariah Nasional (BSN) dan Asosiasi Properti Syariah Indonesia (APSI) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk memperkuat pengembangan ekosistem properti syariah di Indonesia.
Penandatanganan kerja sama yang berlangsung di Menara BTN Harmoni, Jakarta, Selasa (17/3/2026) oleh Direktur Utama BSN Alex Sofjan Noor dan M. Abubakar, Ketua Umum Asosiasi Properti Syariah Indonesia.
Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam mengintegrasikan sektor keuangan syariah dengan sektor riil properti, sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi pengembang dan masyarakat yang ingin memiliki hunian berbasis syariah.
Baca juga: Pasar Properti 2026 di Fase Penyesuaian, Pembeli Makin Rasional Ambil Keputusan
Direktur Utama Bank Syariah Nasional Alex Sofjan Noor mengatakan kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen BSN dalam memperkuat pembiayaan sektor riil melalui sistem keuangan syariah.
“Kerja sama dengan APSI ini merupakan langkah strategis bagi Bank Syariah Nasional dalam memperkuat pembiayaan sektor riil, khususnya di industri properti syariah. Kami melihat potensi pasar yang sangat besar di Indonesia, dan melalui kolaborasi ini BSN ingin menghadirkan solusi pembiayaan yang lebih mudah diakses, kompetitif, serta sepenuhnya sesuai dengan prinsip syariah,” ujar Alex Sofjan Noor.
Ia menambahkan, BSN juga berkomitmen mendukung pengembang anggota APSI melalui berbagai skema pembiayaan, mulai dari pembiayaan konstruksi hingga fasilitas KPR syariah bagi masyarakat.
“Melalui sinergi ini, kami berharap semakin banyak keluarga Indonesia yang dapat memiliki hunian dengan skema pembiayaan yang transparan, adil, dan memberikan ketenangan secara finansial maupun spiritual,” tambahnya.
Kerja sama ini dilatarbelakangi kesamaan visi kedua pihak dalam mendorong pertumbuhan ekonomi syariah nasional, khususnya di sektor perumahan.
Literasi masyarakat mengenai perbankan dan properti syariah juga dinilai masih perlu ditingkatkan agar masyarakat memahami bahwa sistem syariah bukan sekadar perbedaan istilah, tetapi menghadirkan pendekatan transaksi yang lebih substantif dan berkeadilan.
Sebagai bank umum syariah yang resmi beroperasi secara mandiri sejak Desember 2025 setelah proses spin-off, BSN memiliki komitmen untuk menjadi mitra utama keuangan keluarga Indonesia. APSI, sebagai wadah pengembang properti syariah, hadir sebagai mitra strategis dalam memperluas penetrasi pasar hunian berbasis syariah.
Dukungan Pembiayaan untuk Pengembang dan Konsumen
Dalam kerja sama ini, BSN akan menyediakan berbagai layanan pembiayaan bagi anggota APSI, mulai dari pembiayaan proyek hingga fasilitas kepemilikan rumah bagi masyarakat.
Beberapa layanan utama yang disiapkan antara lain:
● BSN Yasa Griya untuk pembiayaan konstruksi proyek properti
Baca tanpa iklan