Konversi ke Energi Listrik Dinilai Kunci Perkuat Ketahanan Energi
Konversi energi ini akan menggalakkan penghematan baik di sektor rumah tangga, termasuk mendorong penggunaan kendaraan listrik.
Tayang:
Diperbarui:
Penulis:
Hasanudin Aco
Editor:
Muhammad Zulfikar
pixabay/Couleur
ILUSTRASI LISTRIK - Direktur Eksekutif Energi Watch Indonesia, Ferdinan Hutahaean, menekankan pentingnya percepatan konversi energi berbasis listrik, baik di sektor rumah tangga maupun transportasi. Konversi energi listrik bukan hanya soal teknologi, tetapi juga strategi nasional untuk efisiensi energi, pengurangan emisi, dan kemandirian energi.
Di Indonesia, konsep ini banyak dibicarakan dalam konteks konversi kendaraan berbahan bakar minyak (BBM) menjadi motor listrik, yang dinilai mampu menekan biaya operasional hingga 80 persen dan mengurangi ketergantungan pada BBM.
Konversi energi listrik bukan hanya soal teknologi, tetapi juga strategi nasional untuk efisiensi energi, pengurangan emisi, dan kemandirian energi.
Pemerintah Indonesia saat ini mendorong konversi energi listrik melalui program besar konversi motor berbahan bakar minyak (BBM) menjadi motor listrik, dengan target jutaan unit, serta kebijakan transisi energi nasional yang menekankan penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT) hingga 23 persen pada bauran energi tahun 2025.
Berita Populer
Berita Terkini
Baca tanpa iklan